comscore

1.200 Sapi di Aceh Tamiang Terinfeksi PKM, Pasar Hewan Lockdown

Fajri Fatmawati - 11 Mei 2022 13:41 WIB
1.200 Sapi di Aceh Tamiang Terinfeksi PKM, Pasar Hewan <I>Lockdown</i>
ilustrasi/Medcom.id
Banda Aceh: Dinas Peternakan Aceh menyatakan akan membatasi akses pengiriman sapi dari dan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Hal tersebut dilakukan lantaran ditemukannya 1.200 ekor sapi yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PKM).

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Rahmandi, mengatakan sapi dari Aceh Tamiang tidak boleh keluar ke Langsa atau kabupaten lain. Kemudian sapi dari Langsa atau Aceh timur juga tidak boleh masuk ke Aceh Tamiang.
"Dari data Dinas Peternakan Aceh Tamiang, ada sekitar 1.200 ekor sapi yang terkena PKM dan 10 di antaranya mati. Maka dari itu kita akan lockdown atau membatasi akses pengiriman sapi dari dan ke Kabupaten Aceh Tamiang," kata Rahmandi, Rabu, 11 Mei 2022.

Rahmandi menerangkan sapi yang terjangkit PKM memiliki luka di kaki, mulut, dan gusi. Gejala tersebut diketahui setelah diperiksa di laboratorium.

Baca: Peternak Sapi Asal Sidoarjo Sukses Sembuhkan Wabah PMK dengan Ramuan Herbal

"Sejauh ini di Aceh virus tersebut baru ada hasil dari laboratorium bahwa wabah PKM itu baru ada di Aceh Tamiang. Tapi kita juga sedang menguji sampel sapi dari Kabupaten Aceh Timur yang merupakan tetangga dari Aceh Tamiang," ujarnya.

Pihaknya juga telah mengambil sejumlah langkah dan penanganan untuk mengantisipasi penularan PKM agar tidak meluas dengan menutup pasar hewan di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Kita juga membuka posko pengaduan di kabupaten lain di Aceh sehingga bila ada sapi yang memiliki gejala PMK dapat segera ditanggulangi," jelasnya.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id