comscore

PKL Malioboro Sebut Tempat Relokasi Kurang Layak

Ahmad Mustaqim - 22 Januari 2022 11:48 WIB
PKL Malioboro Sebut Tempat Relokasi Kurang Layak
Seorang pedagang lesehan Malioboro, Bekti Laksono (tengah) dan PKL Malioboro, Supriyati (kanan). Medcom.id/ahmad mustaqim
Yogyakarta: Para pedagang kaki lima (PKL) Malioboro Yogyakarta menilai tempat relokasi yang disiapkan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kurang layak. Selain itu, upaya pemindahan PKL mengandung unsur pemaksaan. 

"Kami belum sekalipun diajak melihat lokasi. Saya inisiatif sendiri melihat lokasi tapi ada lapak yang terhalang tiang listrik, kan kasihan nanti," kata salah seorang PKL Malioboro, Supriyati ditemui di Kantor LBH Yogyakarta, Jumat, 21 Januari 2022. 

 



Dia berharap DPRD Kota Yogyakarta bisa membantu advokasi para PKL. Dia mengaku, pihaknya telah mendapat undangan rapat dengar pendapat umum rencana relokasi PKL Malioboro pada Senin, 24 Januari 2022.

Baca: Dapat Penolakan, Rencana Relokasi PKL Malioboro Tetap Jalan

"Kami sudah mendatangi Balai Kota (Yogyakarta) minta (relokasi) diundur. Katanya itu kewenangan pemprov (pemerintah DIY)," ujarnya.

Seorang pedagang lesehan Malioboro, Bekti Laksono, mengatakan tempat relokasi belum tentu akan cocok dengan pedagang lesehan. Menurut dia, pedagang lesehan membutuhkan tempat lebih luas. 

"Saya belum pernah diajak melihat kondisi (tempat relokasi). Sama sekali. Masih abu-abu," ujar mantan Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro (PPLM) ini. 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id