Penumpang Bus Primajasa Jurusan Kuningan Meninggal Dievakuasi Pakai APD

    P Aditya Prakasa - 22 Maret 2020 23:42 WIB
    Penumpang Bus Primajasa Jurusan Kuningan Meninggal Dievakuasi Pakai APD
    Tangkapan layar video viral perawat medis gunakan APD mengevakuasi korban meinngal di bus Primajasa
    Bandung: Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah perawat medis lengkap dengan alat pelindung diri (APD) mengevekuasi penumpang yang meninggal di Bus Primajasa jurusan Lebak Bulus-Kuningan. Korban dievakuasi oleh tim medis RSUD Ciereng Subang di KM 102 Tol Cipali. 

    Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erlangga Saptono membenarkan terkait video tersebut. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2020 sekitar pukul 14.00 WIB. Penumpang berinisial TAS meninggal akibat penyakit mag kronis dan komplikasi ginjal. 

    "Korban meninggal karena sakit bawaan yang dideritanya sebelumnya," kata Erlangga melalui pesan singkatnya, Minggu, 22 Maret 2020.

    Baca: Pasien Positif Korona di Depok Jadi 13 Orang

    Erlangga mmengatakan, kepastian meninggalnya TAS itu diperoleh setelah tim medis RSUD Ciereng setelah melakukan pemeriksaan terhadap almarhum. Dia juga membantah korban meninggal karena diduga terinfeksi virus korona (covid-19).

    Erlangga mengatakan, korban diketahui meninggal setelah bus transit di Rest Area KM 102 Tol Cipali untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Sesampainya di SPBU Km 102, kedua rekannya mencoba membangunkan TAS dengan maksud ingin mengajak ke toilet dan membeli minuman.

    Namun pada saat dibangunkan, AS sudah meninggal dan kedua korban langsung melaporkan ke kondektur bus yang selanjutnya dibawa ke RSUD Ciereng, Subang.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id