3 Stadion di Jabar Disiapkan untuk Tes Korona Massal

    ant, Antonio - 23 Maret 2020 09:44 WIB
    3 Stadion di Jabar Disiapkan untuk Tes Korona Massal
    ilustrasi Medcom.id
    Bekasi: Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelar rapid test virus korona (covid-19) di tiga wilayah. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, tes massal itu diselenggarakan di sejumlah stadion di Jawa Barat.

    Menurut Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, tes kesehatan massal akan diadakan tiga stadion di Jawa Barat, yakni, Stadion Patriot di Kota Bekasi, Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung.

    "Kami akan menyelenggarakan tes kesehatan massal, dengan kriteria tertentu dan dilaksanakan sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah masing-masing," kata Emil.

    Menurut dia, di Jawa Barat ada tujuh daerah administrasi yang terjadi kasus covid-19 yakni Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

    "Dari tujuh daerah tersebut, yang sangat signifikan di Bogor, Depok, dan Bekasi," katanya.


    Berdasarkan data dari Pusat Informasi dan Koordinasi covid-19 Jabar (Pikobar), hingga Sabtu, 21 Maret pukul 20:30 WIB, terdapat 55 kasus covid-19. Dari jumlah tersebut, 41 kasus terdapat di Bodebek, dan 14 kasus lainnya di luar Bodebek.

    Karena itu, kata Emil, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan tes kesehatan massal untuk sejumlah orang yang dinilai rawan terserang covid-19, yakni orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), petugas kesehatan yang melakukan kontak dengan pasien covid-19, serta orang dengan profesi yang banyak berinteraksi dengan masyarakat.

    Menurut Emil, dipilihnya stadion sebagai lokasi tes kesehatan, karena lahannya luas dan memiliki lahan parkir yang luas.

    "Orang yang akan menjalani tes massal datang dengan perjanjian dan jadwal yang telah ditetapkan. Orang yang akan di tes tidak perlu berkumpul di tengah stadion, tetap menunggu di kendaraan sampai tiba gilirannya di tes," kataya.

    Emil menjelaskan, pelaksanan tes kesehatan berupa rapid test itu prosesnya cepat dan hasilnya sudah bisa diperoleh dalam waktu 10 menit.

    "Jika hasil tesnya negatif, maka peserta peserta tes diizinkan pulang, rapi jika hasil tesnya positif maka akan diberikan perlakuan lanjutan," katanya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id