Jateng Bantah Data Satgas Covid-19 soal Penambahan Kasus Terbanyak

    Mustholih - 30 November 2020 14:52 WIB
    Jateng Bantah Data Satgas Covid-19 soal Penambahan Kasus Terbanyak
    ilustrasi Medcom.id
    Semarang: Pemerintah Provinsi Jateng membantah data Satgas Penanganan Covid-19 ihwal penambahan kasus di Jateng. Jateng disebut tertinggi penambahan kasus aktif covid-19 sebanyak 2.036 kasus. 

    “Itu mengagetkan kita semua. Dikatakan dalam rilis itu Jateng tertinggi di Indonesia pada 29 November dengan jumlah kasus 2.036. Ini berbeda jauh dari data kami, yang hanya 844 penambahannya,” kata kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Semarang, Jateng, Senin, 30 November 2020.

    Baca: Jawa Tengah Sumbang Penambahan Kasus Covid-19 Terbanyak

    Menurut Yulianto, data Satgas Covid-19 banyak mencatatkan kesalahan. Misalnya, kata Yulianto, Dinas Kesehatan Jateng menemukan 519 data ganda yang diungkap dalam rilis Satgas Covid-19 tersebut.

    “Selain itu, kami temukan juga ada 75 orang yang pada minggu sebelumnya sudah dirilis, kemarin dirilis lagi. Untuk temuan 519 yang dobel data itu, ada satu nama yang ditulis sampai empat hingga lima kali. Total data yang dobel sebanyak 694 kasus,” katanya.

    Yulianto mengaku sudah mencoba membangun koordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait perbedaan data. “Kami terus komunikasi dengan pusat terkait perbaikan data ini. Kami meminta agar pusat mengambil saja data di website kami, karena itu sudah pasti benar. Ini saran yang kami sampaikan ke pusat, agar menjadi perhatian,” jelasnya.

    Baca: Jokowi: DKI dan Jawa Tengah Butuh Perhatian Ekstra
     (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id