YFMG Kembangkan Hidroponik, Bantu Korban Bencana NTT

    Rendy Renuki H - 17 April 2021 14:48 WIB
    YFMG Kembangkan Hidroponik, Bantu Korban Bencana NTT
    Tanaman hidroponik yang coba dikembangkan untuk membantu korban bencana di NTT (Ist)



    Kupang: Yayasan Felix Maria Go (YFMG) akan mengembangkan metode tanaman hidroponik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuannya tak lain untuk membantu korban bencana alam yang sempat melanda wilayah tersebut.

    Budidaya itu diharapkan agar masyarakat bisa mendapatkan hasil sayur dan buah yang lebih variatif. Sehingga mereka tetap bisa mengonsumsi makanan sehat selama melakukan pemulihan dan perbaikan wilayahnya.






    Apalagi hidroponik merupakan metode tanam tanpa menggunakan tanah, dan penggunaan lahan yang efisien. Sehingga warga NTT tetap bisa melakukan budidaya di sana.

    "Karakteristik keunggulan ini menjadi relevan dengan kondisi lahan di beberapa daerah di NTT," kata Fransiscus Go, Ketua YFMG lewat keterangannya, Sabtu 17 April 2021.

    "Dengan karakter lahan kering dan air yang terbatas di NTT menjadi pertimbangan pilihan untuk penerapan inovasi pertanian hidroponik," lanjutnya.

    Dia pun mengatakan akan membangun sejumlah model percontohan hidroponik di beberapa titik. Agar memudahkan masyarakat mempelajari dan menerapkan metode budidaya ini.

    Hidroponik ini pun menurutnya bisa menjadi mata pencarian warga. Pasalnya hasil sayur dan buah yang bervariasi tentu bisa dijual untuk pemasukan warga.

    "Dalam jangka panjang, bisa mendatangkan manfaat ekonomi dan berdampak kepada kehidupan masyarakat NTT," tutupnya.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id