Menhub: Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Mulai Dibangun 2021

    Gonti Hadi Wibowo - 20 Februari 2021 20:24 WIB
    Menhub: Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Mulai Dibangun 2021
    Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau lokasi Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Sabtu, 20 Februari 2021.
    Palembang: Pelabuhan Palembang Baru ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2021. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau lokasi rencana dibangunnya Pelabuhan Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu 20 Februari 2021. 

    “Pembangunan pelabuhan baru ini merupakan inisiatif yang sudah cukup lama. Presiden telah meminta kami untuk memastikan pembangunan pelabuhan di Tanjung Carat ini harus segera dilaksanakan dan sudah dilakukan ground breaking pada tahun ini dan ditargetkan selesai pada tahun 2023,” jelas Menhub.

    Menhub mengatakan, titik lokasi dibangunnya Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat sudah dinyatakan layak karena telah memenuhi 3 (tiga) kriteria yaitu: Pertama, memiliki kedalaman air yang cukup yaitu 12-18 meter sehingga bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Kedua, lokasi daerahnya terjangkau. Ketiga, ketersedian tanah/lahan, sehingga sudah siap untuk dilakukan pembangunan pelabuhan.

    Menhub mengungkapkan, akan membahas lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait seperti Kemenkomarves, Kemenko Perekonomian, Bappenas dan pihak terkait lainnya perihal skema pembiayaan pembangunan pelabuhan tersebut.

    “Ada dua alternatif investasinya yaitu, pertama adalah solicited yakni pemerintah yang akan membiayai dan kedua adalah unsolicited yakni swasta yang akan membiayai. Kami akan pastikan dengan membahas ini bersama Kemenko dan Bappenas,” tutur Menhub.

    Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Daru mengatakan, Pembanguan Pelabuhan Baru di Palembang ini sangat penting untuk menunjang kegiatan perdagangan di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki komoditi unggulan seperti batu bara, curah cair, karet, dan pupuk, dan sebagainya. Hal tersebut akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel dan sekitarnya.

    "Saya tadi menemani Pak Menhub memastikan di mana titik lokasi pelabuhan yang sudah kita rencanakan dan kita rapatkan sebelumnya. Sampai Pak Menhub meyakinkan ada titik yang paling ideal yakni kedalaman 1218 meter di Tanjung Carat, bahkan dari tepian pantai hanya berjarak 500 meter. Mungkin tidak ada alasan lagi pada November 2021 akan di groundbreaking," katanya.

    Menhub: Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Mulai Dibangun 2021

    Usai melihat titik lokasi Pelabuhan Tanjung Carat, lanjut Deru, pihaknya bersama Menhub meninjau Pelabuhan Tanjung Tapa Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang selama ini sudah menjadi pelabuhan dan dikelola oleh pihak Swasta.

    "Ada contoh keberhasilan pembangunan dermaga serupa yang dimiliki pihak swasta. Bahkan lebih jauh lagi jarak kelautnya yaitu 3,1 kilometer, kita sudah lihat tadi. Artinya dengan tipikal tanah yang sama ditambah jenis perairan yang sama maka di Sumsel layak dibangun dengan segera pelabuhan Tanjung Carat," kata Deru.

    Pelabuhan Palembang Baru yang akan dibangun di Tanjung Carat akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota, dan juga karena sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi) sehingga tidak bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Nantinya Pelabuhan Boom Baru akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang.

    Selain meninjau lokasi Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Menhub juga meninjau pembangunan Terminal Pelabuhan Khusus Internasional (Tersus) untuk kebutuhan ekspor produk olahan bubur kertas yang dikelola Sinar Mas Group yang berada di Tanjung Tapa, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

    Turut hadir mendampingi Menhub, Bupati Banyuasin Askolani, Deputi Kemenkomarves Septian Hario, Direktur PPP Bappenas Sri Bagus, Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo, Dirut Pelindo II Arif Suhartono, dan Dirut PII Wahid Sutopo. 

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id