Kasus DBD di Gunungkidul Tinggi

    Ahmad Mustaqim - 18 November 2020 19:05 WIB
    Kasus DBD di Gunungkidul Tinggi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Yogyakarta: Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hampir menyentuh 1.000 kasus. DBD pun sempat menjangkiti Bupati Gunungkidul, Badingah. 

    "Dari sebanyak 954 kasus DBD itu, empat kasus di antaranya meninggal dunia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Sumitro, Rabu, 18 November 2020. 

    Dalam catatannya, angka kasus paling tinggi terjadi rentang waktu Januari hingga Maret. Setiap bulan jumlah kasus berkisar 150 hingga 200an. Selama tiga bulan itu terjadi sebanyak 670 kasus, empat di antaranya meninggal. 

    Adapun bulan bulan berikutnya, jumlah kasus DBD menurun. Misalnya, 131 kasus terjadi pada April, 65 kasus (Mei), 34 kasus (Juni), 20 kasus (Juli), dan 13 kasus (Agustus). Adapun kasus pada bulan berikutnya terjadi kurang dari 10 kasus. 

    Baca: 7.535 Kasus DBD Terjadi di Jatim Sepanjang 2020

    "Tiga bulan terakhir, kasusnya (DBD) turun drastis. Mulai 8, 6, dan tujuh kasus pada bulan ini," kata dia. 

    Sumitro mengungkapkan, kawasan di Kecamatan Ponjong, Karangmojo, Wonosari, dan Patuk, masih menjadi penyumbang kasus DBD terbanyak. Pemerintah setempat tengah berupaya melakukan berbagai program pencegahan di tingkatan masyarakat. 

    "Kami imbau masyarakat tetap lakukan pemberantasan sarang nyamuk, dengan program 3 M; menutup, menguras, dan mengubur. Pemberantasan sarang nyamuk lebih efektif dengan upaya pencegahan," tuturnya. 

    Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku sempat terjangkit DBD beberapa waktu lalu. Meski tak dirawat di rumah sakit, Badingah menjalani perawatan di rumah. 

    "Imbauan saya, masyarakat supaya menjaga kebersihan lingkungan agar bisa terhindar dari DBD," kata dia. 

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id