Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Peringkat 6 Nasional

    Gonti Hadi Wibowo - 12 April 2021 22:35 WIB
    Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Peringkat 6 Nasional
    Gubernur Sumsel, Herman Deru, menghadiri LKPJ Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna XXVIII DPRD Sumsel, Senin, 12 April 2021. Dokumentasi/ istimewa



    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, mengatakan pertumbuhan ekonomi di Sumsel saat ini masih tertinggi ke dua di Pulau Sumatra atau peringkat ke enam nasional. Pertumbuhan ekonomi itu lebih baik dibandingkan capaian nasional sebesar -2,07 persen.

    "Pertumbuhan ekonomi di Sumsel sedikit mengalami kontraksi mencapai sebesar -0,11 persen. Tapi rasion Sumsel 2020 mencapai sebesar 0,339 (lebih rendah dibanding tahun 2019 yang sebesar 0,331), lebih rendah dibanding nasional 0,385. Ini menunjukkan bahwa kesenjangan antar pendapatan di Sumsel termasuk dalam katagori rendah," kata Herman Deru saat menyampaikan pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna XXVIII DPRD Sumsel, Senin, 12 April 2021.






    Baca: Pemda Mimika Mampu Memenuhi Kebutuhan PT Pangansari Utama

    Deru mengatakan tingkat inflasi Sumsel 2020 sebesar 1,50 persen jauh lebih rendah dibanding nasional 1,68 persen. Hal ini menunjukkan harga bahan pokok di Sumsel cukup stabil.

    "Pandemi covid-19 juga menyebabkan meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2020 sebesar 1,03 persen menjadi 5,51 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 4,53 persen. Angka TPT Sumsel jauh lebih baik dibandingkan nasional yang meningkat sebesar 1,79 persen dari 5,28 persen pada 2019 menjadi 7,07 persen pada 2020," jelasnya.

    Menurutnya IPM Sumsel 2020 sebesar 70,01 berada pada kategori tinggi. Angka ini sedikit menurun sebesar 0,01 dibandingkan 2019 yang sebesar 70,02.

    Capaian angka IPM Sumsel masih lebih rendah dibanding nasional yang meningkat 0,02 indeks dari 71,92 pada 2019 menjadi 71,94 pada 2020.

    Pada 2020 keamanan dan ketertiban terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari kondisi zero konflik Sumsel yang tetap bertahan pada 2020. Capaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Sumsel paca 2019 adalah BB (78,84).

    "Semoga angka capaian 2020 yang akan rencana dirilis pada medio Maret 2021 akan meningkat. Tingkat Kemiskinan Sumsel setiap tahunnya menurun (Data per Maret 2019 tingkat kemiskinan Sumsel sebesar 12,71 persen turun menjadi 12,66 persen per Maret 2020)," ungkapnya.

    Dalam kesempatan ini, Deru mengatakan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumsel terdapat 16 sasaran yang setiap tahun dikejar dengan beberapa prioritas pembangunan.

    Antara lain pembangunan sumber daya manusia dan kualitas tata kelola pemerintahan, penguatan konektivitas, kualitas infrastruktur dan energi, petumbuhan ekonomi yang Inklusif, pengurangan kemiskinan, peningkayan kedaulatan pangan, kualitas lingkungan hidup, serta stabilitas keamanan dan kehidupan beragama.

    Rapat paripurna ini juga dilanjutkan dengan pembentukan pansus-pansus berdasarkan komposisi komisi-komisi dan Rapat Paripurna XXIX DPRD Sumsel dengan agenda perubahan dan penambahan program pembentukan peraturan daerah 2021.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id