Kalteng Awasi Penjualan Bajakah Beracun

    Antara - 20 Agustus 2019 15:08 WIB
    Kalteng Awasi Penjualan Bajakah Beracun
    Akar Bajakah--MI/Surya Sriyanti
    Palangka Raya: Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri mengaku pihaknya tengah mengawasi penjualan bajakah di wilayahnya. Pengawasan harus dilakukan untuk mengantisipasi masalah yang timbul akibat kesalahan mengonsumsi bajakah.

    "Tanaman bajakah itu jenisnya ratusan, bahkan ada yang beracun dan tidak boleh dikonsumsi oleh manusia. Jadi, kami harus mengawasi penjualannya hingga larangan membawa ke provinsi lain," kata Fahrizal, melansir Antara, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Fahrizal menerangkan soal usulan menerbitkan instruksi pelarangan penjualan bajakah perlu kajian. Pihaknya akan membahas dalam rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

    "Tapi, kami sudah melakukan pengawasan terhadap penjualan tanaman bajakah," jelas dia.

    Sebelumnya, Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura (AP) II Cabang Palangka Raya Bandara Tjilik Riwut Siswanto membenarkan ada larangan membawa tanaman bajakah keluar dari Kalteng. Larangan dikeluarkan Balai Karantina selaku yang berwenang memeriksa berbagai jenis tumbuhan.

    "Kami hanya melaksanakan aturan yang dikeluarkan oleh instansi tersebut. Jika, memang dilarang, tentu AP II juga akan mengikutinya. Tapi, kalau sebaliknya atau diperbolehkan, maka AP II pun juga akan melanjutkannya," kata Siswanto.

    Baca: Pemprov Kalteng Antisipasi Eksploitasi Akar Bajakah



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id