Wali Kota Tangerang Diperiksa Polisi Jumat - Medcom

    Wali Kota Tangerang Diperiksa Polisi Jumat

    Hendrik Simorangkir - 17 Juli 2019 19:29 WIB
    Wali Kota Tangerang Diperiksa Polisi Jumat
    Wali kota Tangerang Arief R. Wismansyah. Medcom.id/Hendrik Simorangkir (Hendrik Simorangkir).
    Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota akan memeriksa Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait laporan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Selasa, 16 Juli 2019. Laporan tersebut terkait penguasaan tanah milik Kemenkumham yang tidak sesuai peruntukannya.

    "Jumat, 19 Juli 2019, Pemkot Tangerang atau Pak Wali Kota akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi ke Polres," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi, Rabu, 17 Juli 2019.

    Baca: Tjahjo Sebut Wali Kota Tangerang Perlu Dibina

    Abdul tidak merinci rencana pemeriksaan tersebut. Ia hanya mengatakan seputar laporan yang dilakukan oleh pihak Kemenkumham. "Ya hanya itu saja," jelas Abdul.

    Menurut Abdul Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga melakukan laporan balik kepada Menkumham pada Selasa, 16 Juli 2019. Namun karena minim bukti atau bahan, laporan tersebut dimentahkan polisi..

    "Karena bahan laporannya kurang, kami minta untuk kembali lagi dengan melengkapinya," ungkap Abdul.

    Sebelumnya perseteruan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly semakin memanas. Tim hukum Kemkumham melaporkan Arief ke polisi.

    "Intinya kami dari Kemenkumham memang mengadukan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ke Polres Metro Tangerang Kota karena telah melakukan pelanggaran hukum," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham, Bambang Wiyono kemarin.

    Baca: Yasonna Ungkap Asal Perselisihan dengan Wali Kota Tangerang

    Dalam pelaporan itu, Bambang menambahkan jika pihaknya sudah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP). Lanjutnya, pihaknya mengadukan permasalahan ini demi kepentingan bangsa dan negara.

    "Nanti tim layanan advokasi hukum akan selalu komunikasi dengan Polres untuk menyelesaikan masalah ini. Dan sekali lagi mudah-mudahan ini segera selesai dan segera tuntas," pungkas Bambang.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id