31 Bangunan di Cianjur Rusak Terdampak Gempa Banten

    Benny Bastiandi - 05 Agustus 2019 11:52 WIB
    31 Bangunan di Cianjur Rusak Terdampak Gempa Banten
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Cianjur: Sebanyak 30 bangunan rumah dan satu bangunan masjid di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat dampak getaran gempa 6,9 skala richter berpusat di Sumur, Banten, Jumat, 2 Agustus 2019. Lokasi kerusakan bangunan terdampak gempa tersebar di lima kecamatan.

    "Pascagempa 6,9 skala richter, kami langsung mendata dampak yang ditimbulkan. Hasil pendataan hingga hari ini (Senin), ada 31 bangunan yang rusak akibat terdampak gempa," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, kepada Media Indonesia, Senin, 5 Agustus 2019. 

    Rincian kerusakan terdiri dari satu rumah rusak berat, tujuh rumah rusak sedang, dan 24 rusak ringan. Bangunan rumah rusak berat berada di Desa Cibadak Kecamatan Cibeber. Di Kecamatan Agrabinta terdapat 27 unit rumah rusak. Sebanyak tujuh unit di antaranya rusak berat dan 20 rusak ringan.

    Di Kecamatan Pasirkuda terdapat satu unit rumah rusak ringan, di Kecamatan Naringgul satu unit rumah rusak ringan, dan di Kecamatan Campaka satu masjid rusak ringan.

    "Tapi ini laporannya masih sementara. Bisa jadi jumlahnya bertambah. Kami masih melakukan pendataan di lapangan," tuturnya.

    Sugeng tak memungkiri, secara potensi, Kabupaten Cianjur termasuk salah satu wilayah rawan gempa vulkanik maupun tektonik. Apalagi berhitung dari indeks risiko, jenis bencana di Kabupaten Cianjur terbilang cukup komplit.

    "Hampir semua bencana di Kabupaten Cianjur ada. Gempa bumi, tsunami, gunung berapi, longsor, banjir, pergerakan tanah, kekeringan, dan puting beliung," jelas dia.

    Sugeng menuturkan Kabupaten Cianjur berada di wilayah Sesar (patahan) Cimandiri dan Sesar Lembang. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebencanaan harus terus ditingkatkan.

    "Untuk antisipasi, kami sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk memasang papan peringatan dan jalur-jalur evakuasi di wilayah-wilayah rawan," imbuhnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id