Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Kutip Uang Parkir Rp1,9 Miliar

    Muhammad Syawaluddin - 18 Juni 2019 16:42 WIB
    Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Kutip Uang Parkir Rp1,9 Miliar
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Makassar: Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menetapkan mantan Direktur Umum dan Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya, Rusdi Muhadir sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana parkir senilai Rp1,9 miliar.

    "Semasa menjabat Direktur Operasional, dia mengambil uang milik perusahaan," kata Kepala Penerangan Hukum (Kasipenkum), Kejati Sulsel, Salahuddin, Selasa, 18 Juni 2019.
    Selain itu, kata Salahuddin, tersangka juga menyetujui pengambilan uang milik PD Parkir Makassar Raya yang dilakukan oleh mantan Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka (Almarhum).

    "Sehingga dengan perbuatan tersangka tersebut estimasi kerugian negara yang ditimbulkan Rp1,9 miliar. Ini masih hitungan sementara," katanya.

    Penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kepada Rusdi Muhadir setelah mantan Direktur Umum dan Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya itu diperiksa tiga kali dan memeriksa sekitar puluhan saksi.

    "Sebelum ditetapkan tersangka, dia (Rusdi Muhadir) sudah diperiksa berkali-kali dalam kapasitas sebagai saksi. Kalau saksi sudah puluhan yang diperiksa," ungkapnya.

    Setelah penetapan ini penyidik bakal mengagendakan kembali pemanggilan Rusdi Muhadir tersebut dalam kapasitas sebagai tersangka. Namun, kata Salahuddin, pemeriksaan tersebut masih menunggu penyidik.

    "Kita serahkan semuanya kepada penyidik yang jelasnya sudah berkali-kali diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Ke depannya akan ada agenda yang dilakukan. Apakah segera mengagendakan pemeriksaan sebagai tersangka atau masih ada agenda lain seperti pemeriksa saksi tambahan," jelasnya.

    Kasus penyelidikan dugaan korupsi dana parkir di lingkup PD Parkir Makassar Raya dimulai pada 2018 lalu. Hingga pada penetapan tersangka, setidaknya penyidik Kejati Sulsel sudah memeriksa 20 saksi untuk menyimpulkan dugaan korupsi di salah satu perusahaan daerah pemerintah Kota Makassar ini. 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id