946 Anak di Kota Bekasi Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

    Antonio - 25 Agustus 2021 17:05 WIB
    946 Anak di Kota Bekasi Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19
    Ilustrasi Medcom.id



    Bekasi: Sebanyak 946 anak di Kota Bekasi kehilangan orang tua akibat Covid-19 sepanjang pandemi sejak Maret tahun lalu hingga saat ini. Data dihimpun oleh Dinas Sosial Kota Bekasi.

    Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kota Bekasi, Epih Hanafi mengatakan, pendataan dilakukan menindaklanjuti surat dari Kementerian Sosial untuk pendataan anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat Covid-19. Pendataan diteruskan ke 12 kecamatan.

     



    "Paling banyak Medan Satria 225 orang anak," kata dia di Bekasi, Rabu 25 Agustus 2021.

    Epih menerangkan, pihak kecamatan telah melakukan pendataan di wilayah masing-masing. Kemudian, data anak yatim, piatu dan yatim piatu tersebut telah diverifikasi.

    "Ini sudah hasil verifikasi awal dan mudah-mudahan nanti kita akan tidak lanjuti untuk berikutnya ya sementara data yang sudah terkumpul seperti ini dan ini sudah hasil verivikasi lapangan kita melibatkan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), dan petugas Pamor (Pantau Monitoring) di lapangan, makanya kita minta camat langsung yang menandatangani," ujarnya.

    Baca: Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi Capai 97,87%

    Epih menambahkan, data tersebut nantinya akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti. Pemkot Bekasi pun sebelumnya mulai mendata jumlah anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. 

    Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pendataan tersebut menindaklanjuti surat Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada bupati dan wali kota se-Indonesia untuk pendataan anak yang orang tuanya meninggal karena covid-19.

    “Kita lagi data, mudah-mudahan Kemensos ada bantuan yang relevan dengan kondisi yang dialami oleh anak-anak kita,” kata Rahmat di Bekasi, Jumat 20 Agustus 2021.

    Rahmat menyatakan, pendataan tersebut menunjukan bahwa Kemensos memilik program dan pagu anggaran untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu. “Kalau menteri sosial sudah itu (menginstruksikan pendataan) kan, berarti kan dia sudah punya program, berarti dia sudah punya pagu, mudah-mudahan aja terealisir,” ujarnya.
     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id