Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Malang, BMKG Minta Warga Waspada

    Daviq Umar Al Faruq - 13 Agustus 2021 16:40 WIB
    Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Malang, BMKG Minta Warga Waspada
    Ilustrasi gelombang tinggi. AFP/Fadel Senna



    Malang: Sejumlah kawasan pantai di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, diterjang gelombang tinggi hingga menyebabkan air laut meluap ke daratan pada Kamis, 12 Agustus 2021. Salah satunya seperti yang terjadi di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. 

    "Di Pantai Tamban, kebetulan di kampung nelayan di dekat pesisir. Kejadiannya dari pagi sampai siang. Air laut yang meluap sudah mereda sejak sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Agustus 2021.

     



    Beruntung tidak ada kerusakan parah dalam peristiwa tersebut. Hanya ada beberapa perahu milik warga yang rusak. "Beda dengan beberapa tahun lalu. Tapi sudah lama. Kalau beberapa tahun terakhir ini, tidak ada laporan kerusakan," ungkapnya.

    Sadono menjelaskan, peristiwa serupa sudah sering terjadi sebelumnya. Sehingga, masyarakat sekitar juga sudah terbiasa dengan kejadian tersebut.

    "Artinya masyarakat sudah biasa, dan sudah menyiapkan antisipasi. Sementara warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman," imbuhnya.

    Baca: 12 Ribu Nakes Solo Mulai Disuntik Vaksin Booster Moderna

    Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Malang, pantai di Malang Selatan yang pernah terdampak gelombang seperti ini adalah Pantai Sipelot Pujiharjo, Pantai Kondang Merak dan Pantai Ngliyep. Sehingga, BPBD pun telah melakukan antisipasi.

    "Empat tahun berturut BPBD membangun secara bertahap tembok laut. Ini bisa dijadikan solusi mitigasi struktural terhadap ancaman gelombang tinggi yang sering terjadi di Pantai Tamban," tegasnya.

    Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kejadian tersebut diprediksi bakal terjadi hingga tiga hari ke depan. Sehingga ia mengimbau masyarakat tetap waspada. 

    "Informasinya selama tiga hari ke depan. Jadi masyarakat harus waspada. Ini terjadi di sepanjang Pantai Selatan Pulau Jawa. Termasuk Kabupaten Malang," terang Sadono.


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id