comscore

DPO Korupsi Menyamar Petani Ditangkap

Media Indonesia.com - 25 Mei 2022 08:29 WIB
DPO Korupsi Menyamar Petani Ditangkap
Petugas kejaksaan Jabar memperlihatkan buronan kasus korupsi di Aceh yang tertangkap di Kabupaten Ciamis, Jabar, Selasa (24/5) (MI/Kristiadi)
Ciamis: Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Jawa Barat bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis menangkap seorang buronan kasus korupsi yang ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh berinisial AA, 44, asal Kabupaten Indramayu. Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Ciamis Banjar KM 13, Warung Jeruk, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. 

Tim intelijen Kejati Jabar bersama Kejari Ciamis melakukan pengejaran setelah adanya laporan dari masyarakat dan setelah didatangi ke rumah kontrakannya dengan didampingi RW, buronan tersebut tidak ditemukan hanya ada istrinya. Kemudian dilakukan penelusuran berhasil menangkap AA di kebun garapannya di Ciamis. 
Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Erny Veronica Maramba mengatakan, penangkapan DPO berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 459 K/Pid.Sus/2018 tanggal 24 September 2018, yang menyatakan terdakwa AA telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama. 

Baca juga: Buron Pembunuh Wanita di Padalarang, Ditemukan Tewas Gantung Diri

"AA ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) tahun 2018. Dia melarikan diri dan bersembunyi di lahan perkebunan berada di Kecamatan Cijeungjing. Buronan tersebut, merupakan DPO dari Kejaksaan Negeri Bener Meriah Aceh sebagai staf Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah (mantan Sekretaris Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Bener Meriah)," kata Erny, Selasa, 24 Mei 2022.

Ia mengatakan, tersangka AA diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp754 juta dan menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan hukuman 1 tahun dan denda sebesar Rp50 juta. Namun, tersangka melarikan diri dan pencarian dilakukan setelah ada Putusan Mahkamah Agung Nomor 459 K/Pid.Sus/2018 tanggal 24 September 2018 yang menyatakan terdakwa AA telah terbukti bersalah. 

"AA selanjutnya akan dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Ciamis untuk dilakukan swab antigen dan akan langsung dibawa ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan nantinya akan dibawa ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh," paparnya.


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id