comscore

Hewan Ternak yang Masuk Kabupaten Tangerang Harus Miliki Surat Sehat

Hendrik Simorangkir - 25 Mei 2022 15:34 WIB
Hewan Ternak yang Masuk Kabupaten Tangerang Harus Miliki Surat Sehat
ilustrasi/Medcom.id
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membentuk satuan tugas pengendalian dan penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Satgas bertugas memeriksa hewan yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menekankan hewan ternak yang akan masuk ke wilayahnya harus bebas dari PMK.
"Hewan ternak yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang harus memiliki surat keterangan kesehatan hewan dari dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan," ujar Maesyal, Rabu, 25 Mei 2022. 

Maesyal menjelaskan pihaknya tengah merumuskan dan memonitoring peredaran hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan babi yang terjangkit PMK menjelang Iduladha. Menurut Maesyal, hal ini perlu dilakukan sebagai antisipasi dan pencegahan meluasnya peredaran PMK pada hewan ternak yang sudah menjadi wabah di beberapa wilayah Indonesia.

"Monitoring nanti akan menyasar ke lapak hewan kurban, kandang ternak, hingga distribusi ternak dari daerah lain. Apakah hewan ternaknya sehat atau tidak, kita periksa kesehatannya," ucap dia.

Baca: Daging Sapi Terinfeksi PMK Masih Bisa Dikonsumsi

Maesyal menambahkan Pemkab Tangerang akan melakukan monitoring dan memperketat hewan ternak yang datang ke Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan. Ini guna mencegah dan mengendalikan peredaran hewan ternak yang terjangkit PMK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Asep Jatnika menuturkan sampai saat ini, sudah ada hewan yang suspek PMK. Namun, perlu waktu untuk memastikan hewan tersebut positif PMK dengan dibuktikan tes laboratorium. 

"Kita sudah mengecek beberapa hewan di setiap kandang atau lapak hewan, saat ini belum terlihat hasil labnya PMK atau bukan," ucap Asep. 

Asep menjelaskan ada delapan titik pengawasan atau pos pantau lalu lintas pengiriman hewan di Kabupaten Tangerang. Pos pantau berada di perbatasan Serang-Tangerang Kecamatan Jayanti, pos pantau perbatasan Lebak-Tangerang di Taman Adiyasa Kecamatan Solear, dan pos pantau perbatasan Bogor-Tangerang Kecamatan Legok.

"Selain itu, ada pos pantau Bogor-Tangerang di Suradita Kecamatan Cisauk, pos pantau Bojong Renged untuk perbatasan Kota-Kabupaten Tangerang, pos pantau di Jalan Raya Prancis untuk perbatasan Jakarta-Tangerang, pos pantau Karawaci Kepala Dua untuk perbatasan Kota-Kabupaten dan pos pantau Bitung Kecamatan Curug untuk Kota-Kabupaten," jelasnya.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id