comscore

3.219 Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh di Makassar

Muhammad Syawaluddin - 27 Juni 2022 21:18 WIB
3.219 Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh di Makassar
ilustrasi/Medcom.id
Makassar: Operasi Patuh 2022 yang digelar sejak 13 Juni 2022, secara serentak di seluruh Indonesia resmi berakhir. Setelah operasi selama kurang lebih dua pekan di Kota Makassar ada 3.219 kendaraan yang ditindak. 

Kasat lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda, mengatakan dari 3.219 kendaraan yang mendapatkan penindakan teguran. Pengendara sepeda motor menjadi pelanggar terbanyak dengan total 2.753 orang dan mobil sebanyak 286 pengendara.
"Berdasarkan hasil evaluasi kami, masih banyak pengendara yang belum tertib berlalu lintas," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 27 Juni 2022.

Adapun jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah tak menggunakan atau penggunaan helm yang tidak sesuai dengan standar nasional, tidak memakai sabuk pengaman, knalpot brong, berboncengan lebih dari satu orang dan lainnya. 

"Paling banyak itu pelanggaran tidak menggunakan atau penggunaan helm tidak sesuai SNI sebanyak 2.152 pelanggaran, safety belt 87 pelanggaran, TNKB  275 pelanggaran, knalpot brong 157 pelanggaran, berboncengan lebih dari 1 orang 343 pelanggaran, lawan arus 116 pelanggaran, serta tidak membawa Sim/STNK sebanyak 1.57l pelanggaran," ungkapnya. 

Sementara untuk penindakan sistem tilang melalui electronic traffic law enforcement (ETLE), ada sebanyak 72 kendaraan jenis roda empat (mobil) disanksi tilang ETLE. Itupun masih ada ratusan pelanggar dan akan tetap diproses. 
 
Baca: 30 Ribu Pengendara Terjaring Operasi Patuh Semeru di Jatim

"Masih ada sekitar 180 pelanggar hasil pantauan ETLE yang masih ditunggu konfirmasinya di Satlantas. Biasanya seminggu atau dua Minggu kedepan dan akan dilihat pelanggarannya dan tetap akan dilakukan penilangan," ujarnya. 

Pelanggar yang ditindak dengan ETLE akan dipanggil melalui surat dan dikonfirmasi serta dilakukan penilangan dengan membayar BRIva. Setelah itu, proses penilangan dinyatakan selesai.

Dengan banyaknya kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang mendapatkan teguran, Zulanda berharap ke depan masyarakat lebih memperhatikan aturan yang telah ditetapkan saat berkendara. 

"Banyak pengendara yang belum tertib berlalulintas. Seperti belum bisa menjaga jarak aman, melawan arus, kecepatan kendaraan khususnya pada tikungan dan lainnya," ucap dia.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id