Guru yang Ditembak KKB Bukan Mata-Mata Aparat

    Roylinus Ratumakin - 12 April 2021 22:53 WIB
    Guru yang Ditembak KKB Bukan Mata-Mata Aparat
    ilustrasi Medcom.id



    Jayapura: Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Daerah, Christian Sohilaid, membantah dua guru yang ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) adalah mata-mata dari aparat keamanan.

    "Saya mau tegaskan bahwa kedua guru tersebut adalah murni guru, dan mereka bukan mata-mata dari pihak aparat keamanan yang dituduhkan sejumlah pihak," kata Sohilaid di Jayapura, Senin, 12 April 2021.






    Baca: Pemda Mimika Mampu Memenuhi Kebutuhan PT Pangansari Utama

    Dia menjelaskan guru pertama yang ditembak di kiosnya yaitu Oktavianus Rayo adalah guru honorer lulusan PGSD Universitas Cenderawasih yang telah mengabdi selama 10 tahun di Beoga.

    "Dia murni guru honorer, termasuk Yonatan Renden. Mereka adalah pahlawan tanda jasa yang sebenarnya. Mau mengabdi di daerah pedalaman Papua untuk mencerdaskan anak bangsa," jelasnya.

    Akibat penembakan tersebut, kata Sohilaid, ada sejumlah guru yang akhirnya mengungsi ke Koramil dan rumah-rumah warga terdekat di Distrik Beoga.

    "Semoga kami bisa lakukan evakuasi semua gurunyang saat ini sedang bertugas disana. Untuk perkembangan selanjutnya (proses melajar mengajar), kami masih terus bangun komunikasj dengan Pemda setempat. Semoga ada jalan keluarnya," jelasnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id