Dishub Jepara Larang Bus AKAP dan AKDP Saat Larangan Mudik

    Rhobi Shani - 04 Mei 2021 15:26 WIB
    Dishub Jepara Larang Bus AKAP dan AKDP Saat Larangan Mudik
    ?Bus AKAP di terminal bus Jepara. (Foto: Medcom.id/ Rhobi Shani)



    Jepara: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyerukan larangan beroperasi bagi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) mulai 6 – 19 Mei 2021. Hanya bus berstiker khsus dari Kementerian Perhubungan yang boleh beroperasi membawa penumpang.

    Kepala Dishub Kabupaten Jepara, Trisno Santoso, mengatakan telah meminta semua perusahaan bus AKAP dan AKDP untuk tidak mengoperasikan armada pada tanggal pelarangan mudik. Pihaknya juga akan menutup seluruh terminal yang ada di Bumi Kartini.






    “Pokoknya kami minta pada tanggal (larangan mudik) tersebut semua bus masuk garasi, termasuk bus Jepara – Semarang,” kata Trisno, Selasa, 4 Mei 2021.

    Pada masa laragan mudik bus yang boleh beroperasi hanya bus bertanda khusus yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Namun, itu hanya berlaku bagi bus AKAP dan bus AJAP (antarjemput antarprovinsi).

    “Berapa jumlah bus yang dapat stiker itu kami belum tahun. Pokoknya nanti kalau memang bus itu tidak ada stikernya, kalau beroeprasi langsung kami hentikan,” ujar Trisno.

    Baca: Guru Honorer Asal Sukabumi Lumpuh, Tak Terbukti Gagal Vaksinasi Covid-19

    Bagi penumpang bus AKAP dan AJAP bertanda khusus harus mengantongi surat hasil tes rapid antigen yang berlaku saku kali 24 jam. Selain itu, juga membawa surat keterangan jalan yang dikeluarkan pemerintah desa.

    “Hal itu juga sudah kami sampaikan ke teman-teman Organda (organisasi angkutan darat) dan sopir-sopir, mereka semua sudah tahu itu dan akan mematuhi,” kata Trisno.

    Ketua Organda Kabupaten Jepara, Samsul Arifin, mengatakan sampai saat ini pihaknya belum tahu berapa bus AKAP dan AJAP yang boleh beroeprasi pada waktu larangan mudik. Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan jumlah bus yang mendapat izin beroperasi.

    “Ini kami sedang koordinasi, berapa jumlahnya baru kami data,” kata Samsul.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id