comscore

MUI Lebak Sebut Praktik Pinjol Ilegal Riba

Antara - 29 Oktober 2021 11:57 WIB
MUI Lebak Sebut Praktik Pinjol Ilegal Riba
ilustrasi. (Medcom.id)
Lebak: Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan praktik pinjaman online (pinjol) ilegal riba, karena menerapkan bunga berlipat ganda dan dapat merugikan kreditur atau nasabahnya.
 
"Praktik riba itu tentu diharamkan oleh ajaran Islam," kata Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak KH Ahmad Hudori di Lebak, Jumat, 29 Oktober 2021.
 
Menurut dia, kebanyakan masyarakat yang terjerat pinjol ilegal akibat ketidaktahuan. Tanpa jaminan apa pun dan hanya mendaftarkan nomor KTP-el, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pinjaman uang.

Namun, kemudahan itu justru merugikan masyarakat. Selain bunga berlipat ganda juga menyebar ancaman teror kekerasan terhadap kreditur.
Nasabah yang menunggak angsuran pinjaman menerima ancaman berlebihan hingga menimbulkan traumatik. Bahkan, di antaranya ada yang melakukan bunuh diri juga lupa ingatan.

Baca juga: Puluhan Pengungsi Asing di Semarang Divaksin Covid-19

"Kami minta warga tidak terjerat pinjol ilegal, karena merugika," terang dia.
 
MUI Lebak pun mengapresiasi kepolisian yang begitu serius memberantas praktik-praktik pinjol ilegal dan pelakunya diproses secara hukum. Apalagi mayoritas korban adalah masyarakat kecil.

"Kami berharap Kepolisian bertindak tegas terhadap pinjol ilegal untuk menyelamatkan masyarakat," ungkapnya.
 
Ia juga mendukung pemerintah yangmenghentikan sementara atau moratorium penerbitan izin perusahaan pinjol. Sebab, banyak perusahaan pinjol yang melakukan tindakan pidana, terutama yang ilegal .
 
Pemerintah sepanjang 2021 telah menutup sebanyak 1.856 akun pinjol yang tersebar di website, google play store, youtube, FB, dan IG serta di file sharing.
 
"Kami mendukung penutupan dan moratorium penerbitan pinjol agar masyarakat kecil tidak terjerat pinjaman itu," jelasnya.


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id