Kominfo Blokir 4.873 Fintech Ilegal, Yuk Kenal Lebih Jauh Jenis Fintech yang Ada

    MetroTV - 14 Oktober 2021 13:14 WIB
    Kominfo Blokir 4.873 Fintech Ilegal, Yuk Kenal Lebih Jauh Jenis Fintech yang Ada
    ?Kominfo berharap penegakan hukum atas maraknya fintech ilegal dapat mendorong penggunaan platform digital yang semakin bermanfaat. Metro TV



    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir sebanyak 4.873 konten Financial Technology (Fintech) ilegal. Kominfo mengajak penyelenggara sistem elektronik dan masyarakat untuk melakukan langkah antisipatif pengembangan teknologi.

    “Konten fintech Ilegal yang diblokir meliputi website, marketplace, aplikasi, dan media sosial, “ kata presenter Metro TV, Vera Bahasuan, dalam tayangan Metro Pagi Prime Time di Metro TV, Kamis, 14 Oktober 2021.

     



    Upaya ini dilakukan Kominfo lewat kerja sama dengan Bank Indonesia dan lembaga berkepentingan lainnya. Kominfo berharap penegakan hukum atas maraknya konten ilegal dapat mendorong penggunaan platform digital yang semakin bermanfaat.

    Baca: Pendanaan Startup Meningkat di Masa Pandemi, Menkominfo: Tambah Satu Decacorn

    Langkah antisipatif ini sebagai upaya mencegah kebocoran data. Tindakan ini juga dilakukan untuk memperkuat firewall untuk menangkal serangan siber serta menyiapkan infrastruktur digital.

    Maraknya kasus kebocoran data akibat pinjaman online juga menjadi salah satu penyebab Kominfo secara tegas menindak pelaku fintech ilegal yang sedang beredar di masyarakat.

    Mengenal beragam jenis fintech

    Banyak yang tidak mengetahui fintech memiliki ragam jenis. Tidak hanya jasa pinjaman online, sikapiuangmu.ojk.go.id membeberkan 5 jenis fintech yang ada di Indonesia::

    1. Crowdfunding

    Fintech metode ini dibuat agar siapa saja dapat berdonasi melalui suatu instansi atau program sosial yang diminati. Salah satu fintech crowdfunding ternama asal Indonesia ialah KitaVisa.

    2. Microfinancing

    Layanan fintech ini menyediakan dana bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Fintech ini biasanya dikhususkan untuk masyarakat yang tidak memiliki akses ke institusi bank untuk modal usaha atau kebutuhan sebagainya.

    Microfinancing berusaha menjadi jembatan antara pemberi pinjaman kepada peminjam.

    3. P2P Lending Service

    Jenis ini dikenal dengan fintech pinjaman uang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kebutuhan masyarakat. Dengan jenis ini peminjam dimudahkan dalam proses peminjaman uang tanpa harus melalui proses yang bertele-tele yang ditemui di bank komersial.

    4. Market Comparison

    Dengan fintech ini pengguna dapat memilih macam-macam produk keuangan dari berbagai jasa keuangan dan membandingkannya. Dengan Fitech pengguna dapat memilih investasi apa yang cocok untuk kebutuhan masa depan.

    5. Digital Payment System

    Fintech ini berfungsi sebagai penyedia layanan keuangan berupa pembayaran digital. Pengguna dapat membayar semua tagihan seperti pulsa, kartu kredit, token listrik, dan masih banyak lagi. (Imanuel Rymaldi Matatula)

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id