Kesaksian Korban Penembakan Perampok di Bank BRI Kukun Tangerang

    Hendrik Simorangkir - 30 Maret 2021 17:27 WIB
    Kesaksian Korban Penembakan Perampok di Bank BRI Kukun Tangerang
    Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mendatangi korban penembakan kawanan perampok di RSUD Kabupaten Tangerang. Medcom.id/Hendrik S



    Tangerang: Rohmadi, 61, petugas pengawalan vendor Bank BRI PT BG harus terbaring di RSUD Kabupaten Tangerang. Dia menjadi korban penembakan perampok saat melakukan pengawalan pengisian uang di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI Kukun, Rajeg, Kabupaten Tangerang.

    "Saya terkena tembakan di paha sebelah kanan (sebelumnya ditulis di paha sebelah kiri)," kata Rohmadi di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa, 30 Maret 2021.






    Baca: Bank BRI Kukun Tangerang Dirampok, Rp300 Juta Digasak

    Rohmadi menceritakan kejadian tersebut berlangsung cepat saat dirinya bersama dua petugas lainnya akan melakukan pengisian uang ke ATM di Bank BRI pada pukul 02.45 WIB.

    "Baru turun dari mobil, saya di depan pintu ATM untuk pengamanan dan dua lainnya sedang mengisi uang di ATM. Tiba-tiba langsung ada dua pelaku yang menodongkan senjata dan menahan senjata saya," jelas pria yang sudah menjadi Purnawirawan TNI tersebut.

    Rohmadi menuturkan salah satu pelaku masuk ke ATM untuk mengambil uang yang akan diisi. Sementara dia masih ditodongkan senjata oleh satu pelaku lainnya.

    "Kejadian itu cepat, tiba-tiba pelaku yang dari dalam sudah bawa satu karung berisi uang senilai Rp300 juta. Pelaku lainnya langsung nembak kaki saya dengan jarak dekat. Kalau jenis senjata yang dipakainya saya kurang tahu," katanya.

    Rohmadi menambahkan saat kejadian tersebut sekuriti dari pihak Bank BRI pun tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, dirinya yang memegang senjata pun tak bisa berkutik.

    "Pada waktu itu memang saya yang melakukan pengawalan. Dan saya juga pegang senjata tetapi tidak sempat menggunakannya karena kejadiannya sangat cepat," ucapnya.

    Rohmadi menjelaskan pelaku tersebut beraksi tidak berdua melainkan bersama temannya yang menunggu di mobil di dekat lokasi kejadian.

    "Setelah menembak saya, para pelaku yang hanya memakai masker saja itu langsung masuk ke mobil yang sudah menunggu mereka. Tapi yang di mobil saya enggak tahu ada berapa orang," katanya.

    Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Wahyu Sri Bintoro, mengatakan terkait purnawirawan yang melakukan pengawalan tersebut itu tergantung dari pihak yang merekrutnya.

    "Kalau soal perekrutan purnawirawan TNI itu tergantung pihak vendor. Korban sudah purnawirawan sejak tujuh tahun lalu," kata Wahyu.

    Wahyu menuturkan saat ini pihaknya tengah fokus melakukan pengejaran terhadap para pelaku perampokan. "Kami fokus lakukan pengejaran dulu ke pelaku. Kalau terkait senjata yang dipegang oleh korban masalah berizin atau tidak, setelah hasil pengejaran kita berhasil baru kita lakukan penyelidikan terkait senjata itu," jelasnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id