31 Napi di Makassar Dapat Remisi Natal

    Muhammad Syawaluddin - 26 Desember 2020 01:34 WIB
    31 Napi di Makassar Dapat Remisi Natal
    Ilustrasi: Medcom.id


    Makassar: Sebanyak 31 orang warga binaan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendapatkan remisi Natal 2020. Narapidana itu berasal dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar. 

    "Pemberian remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat," kata Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi, Jumat, 25 Desember 2020.




    Remisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diberikan kepada 13 narapidana dari Rutan Kelas 1 dan 18 narapidana dari Lapas Kelas 1 Makassar.  Khusus di Rutan Kelas 1 Makassar, Sulistyadi menjelaskan ada dua kategori remisi yang diberikan. 

    Baca: Perayaan Misa Natal di Gereja Katedral Berjalan Lancar

    Sebanyak sembilan orang mendapat remisi satu bulan dan empat orang lainnya mendapat remisi 15 hari. Remisi diberikan kepada narapidana yang telah menjalani minimal masa hukuman enam bulan. 

    Kepala Lapas Kelas 1a Makassar, Robianto, mengatakan 18 warga binaan yang menerima remisi juga telah memenuhi syarat administrasi. Sejatinya, ada 46 narapidana yang diusulkan mendapatkan remisi kepada Kemenkumham. 

    "Sebanyak 28 di antaranya dianggap belum memenuhi syarat pemberian remisi," jelas Robianto.

    Sebanyak 18 orang narapidana Lapas Kelas I Makassar yang mendapat remisi terbagi ke beberapa kategori. Satu orang mendapatkan potongan hukuman 15 hari, 10 orang satu bulan, kemudian enam orang mendapatkan remisi dua bulan. 

    "Syaratnya itu memang minimal menjalani masa tahanan enam bulan lamanya dan berkelakuan baik," jelas Robianto.

    Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan Harun Sulianto menyebut narapidana yang mendapat pemberian remisi diharapkan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan lain. Mereka diharap terus berkelakuan baik selama menjalani masa pidana. 

    "Jangan sekadar menjadi penanda pengurangan masa pidana, namun harusnya mampu meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik lagi," harap Sulianto. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id