comscore

Terminal Giwangan Segera Direvitalisasi dengan Dana Rp147 Miliar

Ahmad Mustaqim - 29 Mei 2022 16:14 WIB
Terminal Giwangan Segera Direvitalisasi dengan Dana Rp147 Miliar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Terminal Giwangan. Medcom.id/ Mustaqim
Yogyakarta: Pemerintah akan merevitalisasi Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta. Revitalisasi ini salah satunya untuk optimalisasi sejumlah jenis armada bus di terminal itu.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan salah satu tujuan revitalisasi treminal tipe A itu untuk memisahkan jalur bus pariwisata dan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). Realisasi kebijakan itu nantinya akan memudahkan pergerakan bus AKAP, antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus pariwisata.
"Rencana revitalisasi ini sesuai kehendak (pemerintah) pusat agar bus AKAP, AKDP, maupun pariwisata bisa optimal di terminal tipe A seluruh Indonesia, termasuk di Terminal Giwangan," kata Budi Karya di Terminal Giwangan, Minggu, 29 Mei 2022.

Baca: Disiplin Nasional Harus Ditingkatkan untuk Keselamatan Transportasi

Dia mengatakan konsep revitalisasi terminal Giwangan yakni di bagian utara akan dipakai bus pariwisata. Sementara bagian selatan yang akan ada bangunan baru menjadi tempat bus AKAP dan AKDP. Ia menyatakan pengaturan itu akan menjadi penunjang pergerakam sektor pariwisata.

"Besaran (bangunan eksisting) yang ada ini sudah cukup besar. Kami sudah siapkan anggaran minimal Rp30 miliar untuk bangunan yang baru," jelasnya.

Budi meminta pengelola dan pemerintah setempat mengevaluasi secara keseluruhan sebelum revitalisasi dimulai. Ia menegaskan fungsi evaluasi agar tidak terjadi pengulangan pembangunan.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sumadi, mengatakan anggaran revitalisasi masih dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Rencananya, kata dia anggaran akan diintegrasikan dengan perawatan dan rehabilitasi terminal.

Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta, mengatakan dana yang disiapkan untuk revitalisasi sekitar Rp147 miliar. Besaran anggaran itu akan digunakan dalam periode dua tahun.

"Tahun pertama hanya Rp45 miliar untuk landasan, yang tahun kedua Rp102 miliar," ungkapnya.

Ia mengatakan sistem koneksi antarmoda akan diterapkan dalam revitalisasi. Artinya, kata dia, baik bus pariwisata, AKAP, dan AKDP akan saling terkoneksi untuk mempermudah penumpang.

"Jadi semua (penumpang) bus parwisata yang masuk di sini nanti ke kotanya (KOta Yogyakarta) pakai feeder (transportasi pengumpan) pakai Trans Jogja," ujar Budi.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id