Wagub Papua Kecam Rumah Sakit yang Tolak Pasien

    Roylinus Ratumakin - 27 Juni 2020 14:57 WIB
    Wagub Papua Kecam Rumah Sakit yang Tolak Pasien
    Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
    Jayapura: Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, menginstruksikan seluruh rumah sakit milik pemerintah agar melakukan tugasnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia mengecam faskes yang menolak pasien dengan alasan apa pun.

    “Rumah sakit tujuannya untuk menolong orang sakit. Jadi saya minta semua rumah sakit yang ada di Papua kembali melakukan tugasnya untuk pelayanan kesehatan terutama rumah sakit milik pemerintah daerah,” kata Klemen, Sabtu, 27 Juni 2020.

    Menurut Klemen tak seharusnya faskes seperti rumah sakit menolak pasien. Apalagi memilih siapa yang bisa ditangani dan tidak.

    Baca juga: Polri Batasi Gerak KKB di Intan Jaya Papua

    “Jangan main-main atau bercanda, orang sakit harus dilayani. Apa pun alasannya, rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, wajib (memberikan pelayanan) jangan cari untung saja," tegas dia.

    Klemen berencana melakukan evaluasi terkait insiden penolakan pasien kecelakaan di lima rumah sakit yang ada di Kota Jayapura dan mengakibatkan pasien meninggal.

    “Saya turut berduka cita dan saya sangat mengecam kejadian tersebut,” ungkapnya.

    Sebelumya, lima rumah sakit (RS) di Jayapura diduga menolak pasien kecelakaan bernama Hanafi Rettob yang mengakibatkan korban meninggal. RS yang dimaksud antara lain RSUD Jayapura, RS Provita, RS Marthen Indey, RS Bhayangkara, dan RSUD Abepura.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id