TNI/Polri Diminta tak Tarik Pasukan dari Papua

    Antara - 22 Maret 2020 15:53 WIB
    TNI/Polri Diminta tak Tarik Pasukan dari Papua
    Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua Beda Yigibalom. (Foto: ANTARA/Marius Frisson Yewun)
    Wamena: Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah, Papua, meminta TNI dan Polri tidak menarik pasukan yang ditugaskan di Papua selama wabah korona masih mengancam.

    Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah, Befa Yigibalom, berharap tidak ada pergantian personel baru selain yang sudah ada.

    "Kami minta kepada TNI dan Polri tidak ada pergantian pasukan sampai ini (wabah korona) mereda," ungkapnya, Minggu, 22 Maret 2020.

    Andai tetap ditarik, Yigibalom meminta agar tidak ada pasukan yang datang untuk menggantikan. "(Pasukan) yang lama boleh pulang," kata dia.

    Permintaan tersebut merupakan upaya pemerintah delapan kabupaten di pegunungan untuk mencegah masuknya korona ke wilayah pegunungan.

    "Jadi orang yang datang, bukan hanya orang pendatang saja, orang Papua juga," jelasnya.
     
    Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua meliputi Kabupaten Jayawijaya, Tolikara, Yalimo, Yahukimo, Lanny Jaya, Nduga, Mamberamo Tengah dan Puncak Jaya.

    Baca juga: 
    Wisma Atlet Mampu Tampung 22 Ribu Pasien Covid-19



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id