Kasus Covid-19 di Jatim Bertambah 119

    Amaluddin - 20 Mei 2020 22:14 WIB
    Kasus Covid-19 di Jatim Bertambah 119
    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)
    Surabaya: Sebanyak 119 kasus menambah jumlah orang terinfeksi virus korona baru di Jawa Timur. Total hingga Rabu, 20 Mei 2020, positif covid-19 di Jatim, menjadi 2.491 kasus.

    "Dari jumlah itu ada 1.836 pasien atau 73,71 persen kasus masih dirawat," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

    Khofifah menyebut hingga saat ini Kota Surabaya masih menjadi daerah penyumbang kasus covid-19 terbanyak, yakni 86 orang. Disusul delapan tambahan baru di Kabupaten Gresik, enam di Kabupaten Ngawi, dan lima kasus di Kabupaten Ponorogo. 

    Lalu dua kasus baru masing-masing di Kabupaten Sidoarjo, Jombang, Pamekasan, dan Kabupaten Magetan. Serta satu kasus masing-masing di Kota Batu, Kabupaten Kediri, Lumajang, Lamongan, Jember, Mojokerto, dan Sampang.

    Baca juga: Jalur Utama Cianjur Selatan Putus Akibat Longsor

    Selain kasus positif korona, terdapat 16 pasien yang sembuh di Jatim, yaitu 12 pasien dari Kota Surabaya, dua dari Kabupaten Probolinggo, dan satu pasien masing-masing di Kabupaten Malang dan Tulungagung.

    "Sementara ini total pasien yang terkonfirmasi negatif atau sembuh sebanyak 403 orang, atau setara 16,18 persen," beber dia.

    Sementara itu pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 13 orang. Rinciannya, delapan pasien dari Kota Surabaya, dan satu pasien masing-masing dari Kabupaten Kediri, Sidoarjo, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Mojokerto.

    "Sehingga ada 243 total pasien meninggal di Jatim, atau 9,76 persen dari total kasus," katanya.

    Baca juga: Pemkot Depok Gelar Rapid Test di Stasiun dan Pasar Tradisional

    Disisi lain, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah menjadi 5.274 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 2.388 pasien masih dalam pengawasan, dan 509 pasien meninggal.

    Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 23.151 orang. Rinciannya, sebanyak 3.994 orang masih dipantau, 92 orang meninggal, sisanya telah selesai dipantau.

    "Kami mohon stamina para petugas medis semuanya bisa tetap didukung dan dijaga, agar bisa memaksimalkan layanan kepada pasien, supaya tingkat kesembuhannya makin meningkat, sebaliknya tingkat kematiannya makin menurun," pungkas dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id