Jalan Protokol Semarang bakal Terbebas Jaringan Kabel Udara

    Mustholih - 16 September 2020 20:42 WIB
    Jalan Protokol Semarang bakal Terbebas Jaringan Kabel Udara
    ilustrasi Medcom.id
    Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, siap membebaskan empat ruas jalan protokol dari semrawutnya jaringan kabel listrik dan telepon udara. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengaku ingin jaringan kabel yang selama ini menjadi polusi mata di pusat kota bisa dipindahkan ke dalam tanah.

    "Saya meminta maaf, jika nantinya akan ada sedikit kemacetan di area pembangunan," kata Hendrar Prihadi, Semarang, Jateng, Rabu, 16 September 2020.

    Menurut Hendrar Prihadi, ada 35 kilometer ruas jalan protokol Semarang yang akan terbebas dari jaringan kabel udara. ruas jalan itu, yakni, Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Jalan Simpang Lima, dan Jalan Gajahmada.

    "Ini bentuk pelayanan Kami kepada masyarakat sekaligus menata infrastruktur kota menjadi lebih baik estetikanya karena tidak ada lagi kabel yang semrawut," ujar Hendrar Prihadi menegaskan.

    Hendrar Prihadi menargetkan penataan jaringan kabel di jalan protokol Semarang sudah selesai enam bulan ke depan. Dia menegaskan proyek penataan jaringan kabel ini sama sekali tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sebab, proyek ini merupakan investasi bisnis PT. Mora Telematika Indonesia dalam menyediakan infrastruktur saluran kabel serat optik bawah tanah di Kota Semarang.

    Hendrar Prihadi mengatakan keseluruhan investasi pembangunan jaringan kabel bawah tanah bernilai Rp617 miliar. Namun, pandemi virus korona covid-19 memangkas nilai investasi menjadi hanya Rp50 miliar. 

    "Semula proyek pembangunan ini akan dilakukan sepanjang lebih dari 500 kilometer di 362 ruas jalan. Tapi, karena pandemi, menjadi 35 kilometer," jelas Hendrar Prihadi.

    Demi menanam jaringan kabel ke dalam tanah, Hendrar Prihadi berujar bakal ada pembongkaran trotoar besar-besaran di ruas jalan protokol Semarang. Dia meminta warga Kota Semarang bisa memaklumi proses pembangunan ini bakal menyebabkan kemacetan kendaraan.
    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id