Sianida Biasa Dipakai Meracun Tikus dan Melapisi Logam

    Ahmad Mustaqim - 05 Mei 2021 14:43 WIB
    Sianida Biasa Dipakai Meracun Tikus dan Melapisi Logam
    Ilustrasi (Freeoik)



    Yogyakarta: Peneliti sekaligus dosen Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM, Arief Nurrochmad, mengatakan sianida merupakan salah satu jenis racun yang mematikan. Racun ini akan menyerang hampir semua sel di organ tubuh.

    "Sianida sejenis racun, bukan makanan. Biasanya dipakai petani untuk memberantas tikus atau meracun ikan," kata Arief di Yogyakarta saat dihubungi, medcom.id, Rabu, 5 Mei 2021.






    Selain berfungsi sebagai racun, sianida bisa dipakai untuk industri kimia. Beberapa sektor industri yang memanfaatkan sianida seperti emas dan perak.

    "Sianida ini bisa dipakai untuk menyepuh atau melapisi emas atau perak. Senyawa sianida digunakan untuk itu," tuturnya.

    Baca: Polisi Buru Sosok Pemberi Ide Sate Sianida

    Dia menerangkan, sianida masih ada yang dijual bebas karena masih digunakan kelompok petani dan nelayan. Sementara, kelompok akademisi biasanya memanfaatkan sianida hanya untuk penelitian.

    "Kalau di dunia akademik (sianida) enggak banyak dipakai karena itu bukan obat. Hanya untuk penelitian laboratorium (memanfaatkan) toksiknya (unsur racun)," ucapnya.

    Menurut dia, perlu ada pengawas lebih dalam penjualan sianida. Misalnya, yang sudah dilakukan Dinas Pertanian diperuntukkan untuk kelompok petani untuk memberantas hama tikus.

    "Tapi, kalau pun diperketat, namanya orang jualan biasanya pindah-pindah. Obat terlarang kalau enggak dijual online shop ya offline," tuturnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id