Ratusan Warga Terisolasi Akibat Jalan Tertutup Longsor

    Media Indonesia.com - 23 Oktober 2020 08:17 WIB
    Ratusan Warga Terisolasi Akibat Jalan Tertutup Longsor
    Longsor di Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening, dan Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Foto: MI/Kristiadi)
    Tasikmalaya: Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa waktu terakhir, menyebabkan longsor di Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening, dan Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Meski tak menimbulkan korban jiwa, tetapi akses jalan dan areal persawahan tertimbun material tanah.

    Ketua Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan, longsor di Desa Kudadepa menimbun jalan dan ratusan warga terisolasi karena akses tertutup material.

    "Longsoran itu menimbun persawahan dan kolam ikan milik warga setempat hingga dua rumah terancam. Hujan deras menyebabkan tebing setinggi 30 meter di Desa Kudadepa longsor, tekstur tanahnya yang labil sangat mudah terbawa air," katanya, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Akibat peristiwa itu, ratusan warga tidak bisa melalui jalan tersebut karena material tanah masih menimbun ruas lahan persawahan termasuk kolam ikan milik warga. Longsor susulan pun masih berpotensi terjadi. 

    Baca juga: Gubernur Sumut Minta Preman yang Serang Satgas Covid-19 Diusut

    "Warga yang terancam longsor sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Kami sudah mengevakuasi salah satu rumah milik Yaya Mulyadi, 50, karena kondisinya terancam longsor mengingat lokasi rumah dan halamannya sudah tergerus longsor," lanjut dia.

    Jembar berharap tidak terjadi longsor susulan di wilayahnya meski selama ini belum ada upaya pembersihan lokasilantaran petugas masih menunggu tambahan bantuan alat berat.

    Kapolsek Parungponteng Iptu Sunarto mengatakan proses pembersihan jalan masih dilakukan dengan menggunakan alat berat. Jalan yang tertutup longsoran sepanjang 100 meter dan kedalaman satu meter.

    "Tim gabungan dari TNI, polisi, BPBD, dan warga sudah membuat jalan alternatif lain supaya bisa dilalui pejalan kaki, termasuk sepeda motor. Kendaraan roda empat dan lainnya dialihkan melewati Jalan Cigunung menuju arah Parungponteng," imbuhnya. (Kristiadi)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id