Kanwil Kemenkumham Banten Tunggu Hasil Autopsi Jasad Cai Changpan

    Hendrik Simorangkir - 18 Oktober 2020 00:08 WIB
    Kanwil Kemenkumham Banten Tunggu Hasil Autopsi Jasad Cai Changpan
    Foto Cai Changpan alias Cai Ji Fan yang disebar polisi saat dilaporkan kabur dari Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Dok. Polda Metro Jaya
    Tangerang: Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Banten telah berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait kabar meninggalnya terpidana mati kasus narkoba Cai Changpan alias Cai Ji Fan. Cai Changpan ditemukan tewas gantung diri di gudang pembakaran ban miliknya yang berada di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    "Tim Lapas Tangerang sedang berkoordinasi dengan tim kepolisian baik dari Porles Tangerang Kota ataupun Polda Metro Jaya untuk memastikan apakah jenazah ditemukan itu benar narapidana yang melarikan diri (Cai Changpan)," ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Andika Dwi Prasetya, saat dihubungi, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Andika belum dapat memberikan keterangan yang konkret atas tewasnya Cai Changpan. Pihak Kanwil Kemenkumham Banten masih menunggu hasil autopsi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Andika tak menampik jasad itu adalah Cai Changpan. Itu dibuktikan dengan adanya ciri fisik, seperti tato di tubuh bagian kanan dan kirinya.

    Namun, pihak Kanwil Kemenkumham Banten masih menunggu hasil sidik jari dan tinggi badan dari jasad tersebut untuk dicocokan dengan database Lapas

    "Itu yang berdasarkan di lapangan menurut lapas, tatonya sama yang di data. Tato di dada kanan dan kirinya sama dengan yang di data. Itu saja," jelas Andika.

    Baca: Polisi Investigasi Kematian Cai Changpan

    Andika mengatakan pihaknya segera berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok bila jasad tersebut sudah dipastikan sebagai Cai Changpan. Komunikasi itu memanggil keluarga Cai Changpan yang merupakan asal Tiongkok.

    "Ketetapan nanti mau di makam ke mana, apakah dibawa ke negara asalnya atau anak istirnya di Tenjo. Itu nanti bagaimana kesepakatan keluarga dengan pihak kedutaan dan di lapas," kata dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id