comscore

Ganjar Konsultasikan Kemungkinan Vaksin Kedaluwarsa Dijadikan Booster ke BPOM

Mustholih - 14 Januari 2022 19:31 WIB
Ganjar Konsultasikan Kemungkinan Vaksin Kedaluwarsa Dijadikan Booster ke BPOM
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Semarang: Ribuan dosis vaksin covid-19 kedaluwarsa kembali terjadi di Jawa Tengah. Ribuan dosis itu sudah tidak bisa lagi disuntikkan kepada sasaran vaksin covid-19 karena masa berlakunya sudah habis.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan jumlah vaksin kadaluarsa sampai 13 Januari 2022 berjumlah 4.350 dosis. Vaksin kedaluwarsa ini dilaporkan berasal dari Brebes 120 dosis, Jepara 10 dosis, Klaten 20 dosis, Magelang 350 dosis, Pemalang 2.270 dosis, Purworejo 1.290, Tegal 40 dosis, dan Salatiga 250 dosis.
"Saya minta ditanyakan satu-satu. Jangan sampai banyak-banyak yang kedaluwarsa, jangan sampai puluhan ribu,” kata Ganjar, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 14 Januari 2022.

Ganjar berharap Pemerintah Daerah di Jawa Tengah selalu rajin menginput data vaksinasi ke aplikasi smile. Dengan begitu, masa berlaku vaksin bisa terpantau dan tidak lagi ditemukan kasus ribuan stok vaksin yang kedaluwarsa.

“Kemarin sudah dilaporkan ke kita ada yang telat memasukkan ke aplikasi smile, jadi sebenarnya sudah habis, tapi memang ada yang belum habis. maka kami minta per hari ini semua diklafirikasi semua, ini sudah habis bener atau belum tercatat,” jelas Ganjar.

Ganjar memastikan vaksin covid-19 kedaluwarsa sudah dikumpulkan menjadi satu. Namun, Ganjar sedang bertanya ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) apakah vaksin kedaluawarsa masih bisa disuntikkan ke penerima sasaran vaksin.

“Vaksin sudah dikumpulkan, kita minta ke BPOM apakah kalau tanggal kedaluwarsa pada tanggal itu betul-betul vaksin tidak bisa digunakan apakah masih ada jeda,” ungkap Ganjar.

Apabila BPOM mengatakan masih bisa digunakan, Ganjar ingin stok vaksin kedaluwarsa itu digunakan untuk vaksinasi booster yang saat ini berjalan dijalankan. 

“Kalau masih ada jeda kita manfaatkan, toh sekarang ada kebijakan boosting, kita bisa boosting buat yang lain. Eman-eman kalau tidak,” terang Ganjar.


(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id