comscore

115 Makam Tertimbun Sampah di Kawasan TPA Sumur Batu Direlokasi

Antonio - 17 November 2021 15:46 WIB
115 Makam Tertimbun Sampah di Kawasan TPA Sumur Batu Direlokasi
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Jumhana Luthfi (kiri) berada di lokasi makam yang dipindahkan dari TPA Sumur Batu di TPU Padurenan, Kota Bekasi. Foto: Disperkimtan Kota Bekasi
Bekasi: Sebanyak 115 makam di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi dipindahkan ke TPU Padurenan, Kecamatan Mustikajaya. Ratusan makam tersebut sebelumnya sempat tertimbun tumpukan sampah. 

Kepala Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan, semula pihaknya hanya mengidentifikasi 114 makam yang perlu direlokasi. Namun, bertambah saat makam saat identifikasi ulang.
Jumhana menerangkan, pemindahan 115 makam itu dilakukan kemarin, Senin, 15 November 2021. Proses pemindahan disaksikan oleh para ahli waris.

"Kami pindahkan makam tersebut itu dengan mengikutsertakan para ahli waris, dibantu juga oleh Kelurahan Sumur Batu dan Kecamatan Bantargebang. Para ahli waris sepakat untuk melakukan penggalian makam dan identifikasi nama-nama yang dimakamkan di kelurahan tersebut," kata Jumhana kepada Medcom.id, Selasa 16 November 2021.

Baca: Pemkot Bekasi Bakal Pindahkan 114 Makam Tertimbun Sampah di TPA Sumur Batu

Dia mengatakan, 115 makam dipindah ke TPU Padurenan di Kecamatan Mustikajaya. "Proses penggalian, termasuk juga pemindahan memakai tata cara yang dilakukan umat Muslim karena kebetulan makam-makam tersebut itu yang beragama Muslim. Alhamdulillah para ahli waris hadir pada saat itu memakamkan makam-makam tersebut," ujar Jumhana

Jumhana menjelaskan, tidak ada biaya yang dibebankan kepada ahli waris dalam proses pemindahan 115 makam itu. Seluruhnya, kata dia, dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

"Semua biaya kami tanggung, masyarakat tidak dibebankan. Biaya tersebut sesuai dengan tupoksi, biaya tersebut adalah biaya pengiriman pakai ambulans, kalau memakamkan kan gratis ya di TPA Padurenan, Alhamdulillah tidak ada biaya yang keluar gitu, jadi semua tupoksi saja. Penggalian juga pegawai kami yang di TPU Padurenan, kami dorong, kami pekerjakan untuk melakukan penggalian," terang Jumhana.

Sebelumnya, 114 makam warga tertimbun sampah di TPA Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi telah melakukan pembebasan lahan makam keluarga yang lokasinya berdampingan dengan TPA Sumur Batu pada 2020 lalu. Pembebasan lahan tersebut sudah sudah dilakukan pembayaran.

"Dulu memang lokasi di situ makam, berdampingan dengan TPA, makam keluarga bukan TPU (Tempat Pemakaman Umum). Pada 2020 sudah dibebaskan, sudah oleh pemerintah dan nanti akan dipergunakan untuk pembuangan sampah TPA," katanya.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id