Minim RTH, Kualitas Udara Tangsel Tidak Sehat

    Farhan Dwitama - 05 September 2019 18:18 WIB
    Minim RTH, Kualitas Udara Tangsel Tidak Sehat
    Malika gelar aksi keprihatinan buruknya kualitas udara di Tangsel, Kamis 5 September 2019 di Bunderan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan. Foto: Medcom.id/Farhan D
    Tangerang: Masyarakat Peduli Lingkungan Kota (Malika) menggelar aksi teatrikal terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tangerang Selatan, Banten, dan buruknya kualitas udara di kota pemekaran Kabupaten Tangerang ini. 

    Melansir airvisual.com, Air Quality Index (AQI) di wilayah berjuluk Kota Anggrek ini tidak sehat yaitu 155 US AQI. Pengamatan dilakukan di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangsel, yang merupakan titik paling hijau di Tangsel.

    Malika menggelar aksi teatrikal di bundaran Pamulang,  membawa sejumlah atribut yang menggambarkan masyarakat Tangsel membutuhkan udara bersih dan segar. Seorang peserta aksi, Fitra Afthama, mengatakan persoalan udara tidak sehat di Tangsel karena ketidakpedulian pemerintah terhadap ketersediaan ruang terbuka hijau. 

    "Di Tangsel hanya memiliki dua taman kota dan kedua-keduanya berada di daerah pengembang semua. Lalu apa yang dibangun pemerintah, upayanya juga tidak terlihat," katanya, Kamis, 5 September 2019. 

    Dia menilai Pemkot Tangsel tidak memiliki perencanaan penyediaan ruang terbuka hijau. Padahal, kata dia, penyebaran ruang terbuka hijau merata di setiap kecamatan.

    "Jangan seolah-seolah membangun ruang terbuka hijau, padahal yang membangun adalah pengembang," pungkasnya.

    Dalam aksi ini Malika mengimbau masyarakat menaman pohon di lingkungan sekitar dan tempat tinggalnya. Masyarakat Tangsel diminta menggunakan masker saat keluar rumah. 

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id