Anggota Polisi di Gunungkidul Positif Korona

    Ahmad Mustaqim - 06 April 2020 22:28 WIB
    Anggota Polisi di Gunungkidul Positif Korona
    Ilustrasi. Medcom.id
    Gunungkidul: Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat penambahan kasus baru positif virus korona (covid-19). Seorang anggota polisi  di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, terkonfirmasi positif covid-19. 

    Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan polisi tersebut diketahui positif virus korona pada Minggu, 5 April 2020. Penelusuran pihaknya, yang bersangkutan baru selesai lulus dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda DIY di Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul pada 2 Maret 2020. 

    "Yang bersangkutan sempat melakukan perjalanan ke Jakarta dengan kendaraan pribadi. Tidak menginap, tapi langsung pulang (ke) Gunungkidul," kata Dewi dalam teleconference pada Senin, 6 April 2020. 

    Dewi meneranglan polisi tersebut sempat berinteraksi dengan sejumlah temannya di Wonosari, Gunungkidul. Kemudian, mereka melakukan perjalanan ke kawasan Janti, Yogyakarta untuk mengambil seragam.

    Baca: Guru Besar UGM: Pemerintah Harus Tegas Melarang Mudik

    Polisi positif covid-19 itu sempat mengalami demam dan nyeri sendi pada 8 Maret 2020. Bahkan polisi tersebut sempat mengikuti kegiatan di SPN, dalam keadaan tidak sehat.

    "Selesai kegiatan, ia ke rumah dan sempat periksa kesehatan di (RS) Pa to Rahayu," ungkap Dewi.

    Polisi ini sempat bertugas di Mako Brimob Polda DIY Baciro, Kota Yogyakarta pada 19-24 Maret 2020. Saat itu, polisi tersebut sempat mengalami sesak napas dan dirujuk ke RS Bhayangkara Polda DIY, kemudian berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

    Dia menuturkan polisi tersebut sempat mengikuti rapid test pada 31 Maret, dan hasilnya negatif. Sampel cairan polisi kemudian diuji di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, dan dinyatakan positif covid-19 pada 4 April 2020.

    "Kami masih lakukan trakcing (penelusuran kontak pasien)," ujarnya.

    Dia menerangkan polisi itu masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Lantaran kondisi pasien cukup baik. Tapi, pihaknya tengah berupaya membujuk untuk dirawat di RS rujukan korona.

    "Ini menjadi pilihan untuk menekan potensi penyebaran virus," terangnya.

    Sebelumnya, kasus positif korona pertama terjangkit di pasien laki-laki, usia 55 tahun.  Pasien itu warga Kecamatan Ponjong, dan telah dinyatakan sembuh.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id