Kasus Covid-19 di Tasikmalaya Melonjak Lagi

    Media Indonesia.com - 02 Agustus 2020 14:29 WIB
    Kasus Covid-19 di Tasikmalaya Melonjak Lagi
    Ilustrasi rapid test kit. (Foto: Metro TV/Bambang Yulianto)
    Tasikmalaya: Sebanyak 20 warga di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terkonfirmasi positif covid-19 usai uji usap massal. Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 sebelumnya melakukan tes kepada 232 orang.

    Juru bicara tim Gugus Tugas Covid-19 Tasikmalaya, Heru Suharto mengatakan, jumlah pasien covid-19 saat ini sebanyak 32 pasien. Mereka mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit SMC Singaparna, Tasikmalaya.

    "Dari tes massal swab ditemukan kasus covid-19 baru dari klaster keluarga di Kecamatan Cipatujah. Pasien covid-19 yang meninggal menular ke anak dan menantunya. Statusnya sepasang suami istri bekerja di Puskesmas Cipatujah," ungkap Heru, Minggu, 2 Agustus 2020.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya itu mengatakan, perkembangan dari kasus positif covid-19 yang telah menimpa pasutri di Kecamatan Cipatujah, menular ke warga lain. Terutama pasien yang berobat ke Puskesmas.

    Baca juga; 2 Klaster Pasar di Palembang Nol Kasus Covid-19

    Usai kejadian itu, pelayanan di puskesmas langsung ditutup. Wilayah Kecamatan Cipatujah pun masuk pada zona merah dan sudah ditetapkannya dengan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

    "Kami sudah menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) untuk satu Desa di Kecamatan Cipatujah dan warga juga dibatasi untuk keluar masuknya," jelas dia.

    Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKB Hendria Lesmana mengatakan, guna mencegah penyebaran covid-19, pihaknya membantu pengamanan bersama tim gugus tugas di Kacamatan Cipatujah. Salah satunya dengan melakukan penyekatan hingga memberikan imbauan kepada masyarakat, pengendara, agar memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

    "Kami meminta agar petugas selalu mengingatkan warga yang berada di zona tersebut, memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun dan harus sering cuci tangan memakai sabun serta semua harus melalui pemeriksaan dengan cek suhu badan. Langkah itu harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19," imbuhnya. (Kristiadi)

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id