Dua Tenaga Kesehatan di Yogyakarta Terjangkit Covid-19

    Ahmad Mustaqim - 22 Mei 2020 03:06 WIB
    Dua Tenaga Kesehatan di Yogyakarta Terjangkit Covid-19
    Ilustrasi tes virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal
    Sleman: Dua tenaga kesehatan di Yogyakarta terjangkit covid-19. Penambahan kasus itu diikuti penambahan kasus dari sejumlah klaster penyebaran virus korona.

    "Dua tenaga kesehatan positif covid-19 tersebut bekerja di RSUP Dr Sardjito. Keduanya yakni perempuan 43 tahun warga Bantul dan perempuan 35 tahun warga Kota Yogyakarta," kata juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, saat dihubungi Kamis, 21 Mei 2020.

    Selain dua tenaga kesehatan itu, ada empat kasus baru lain di Yogyakarta. Empat kasus baru yaitu laki-laki, 57, warga Gunungkidul; laki-laki, 16, warga Sleman; perempuan, 22, warga Sleman; dan laki-laki, 19,  warga Sleman.

    "Riwayat empat kasus baru ini pendatang dari Depok (Jawa Barat), jemaah tabligh, dan dua lainnnya karyawan Indogrosir," ujarnya.

    Berty menyebut ada tambahan delapan kasus covid-19 sembuh. Mereka yang sembuh kasus 86, perempuan 46 tahun; kasus 100, laki-laki 36 tahun; kasus 145, perempuan 14 tahun; kasus 159, laki-laki 25 tahun; kasus 164, perempuan 33 tahun; kasus 172, perempuan 19 tahun; dan kasus 173, perempuan 29 tahun.

    "Empat yang sembuh warga Bantul, duanya warga Gunungkidul," ujarnya.

    Ada dua PDP meninggal dan telah diambil sampel swab. Keduanya yakni, perempuan 64 tahun warga Sleman dan perempuan 61 tahun warga Sleman.


    Petugas kesehatan tertular saat bekerja

    Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, mengungkapkan, dua tenaga kesehatan itu diduga tertular bukan dari pasien positif covid-19. Ia mengatakan, hasil tes dan penelusuran dua tenaga kesehatan itu diduga tertular di salah satu ruang perawatan tempat bertugas.

    "Kenapa salah satu ruang perawatan tersebut kami lakukan tracing? Hal ini disebabkan adanya satu residen yang ditemukan positif covid-19 dan bertugas di ruangan tersebut," kata Banu.

    Dua tenaga kesehatan itu tidak menangani secara langsung pasien covid-19. Menurutnya, kedua orang itu pernah bersinggungan dengan salah satu pasien covid-19 yang sudah mengalami tes swab dua kali dengan hasil negatif.

    "Dua perawat tersebut, awalnya tidak mengalami gejala, dan baru muncul batuk-batuk beberapa hari setelah kontak dengan residen positif tersebut. Kondisi mereka saat ini cukup baik, sadar dan tidak muncul gejala demam," katanya.

    Data terkini, ada 215 kasus covid-19 di DIY, dengan 105 sembuh, 8 meninggal, dan sisanya masih dirawat. Jumlah PDP 1.375 orang dan ODP 6.213 orang.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id