Aceh Utara Bersedia Tampung Pengungsi Rohingya

    Fajri Fatmawati - 27 Juni 2020 12:48 WIB
    Aceh Utara Bersedia Tampung Pengungsi Rohingya
    Pengungsi Rohingya tiba di daratan Aceh Utara, Aceh. (Foto: Istimewa)
    Banda Aceh: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, Provinsi Aceh, bersedia menampung sementara puluhan pengungsi etnis Rohingya yang terdampar di Bumi Serambi Makkah sejak Kamis, 25 Juni 2020. 

    Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, mengatakan, tindakan yang dilakukan pihaknya atas dasar kemanusiaan. Sesuai Perpres Nomor 125 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri.

    “Kita sangat mengapresiasi penganganan cepat oleh pihak UNHCR, IOM, dan juga kerja sama TNI serta Polri dan Imigrasi saat melakukan evakuasi dan pendataan pengungsi Rohingya,” kata Thaib, Sabtu, 27 Juni 2020.

    Ia mengatakan penanganan pengungsi dari luar negeri akan berpedoman pada Perpres tersebut. Thaib pun meminta UNHCR dan kantor Imigrasi untuk membantu.

    "Agar penanganan terhadap pengungsi Rohingya dapat terlaksana dengan baik," sambung dia.

    Sementara itu, pejabat Protection Associate of UNHCR, Oktina, menyatakan siap membantu Pemkab Aceh Utara dalam penanganan pengungsi etnis Rohingya.

    "Kami sangat mengapresiasi pemerintah Aceh Utara karena sudah dievakuasi. Yang penting mereka terselamatkan dulu, diberi bantuan air minum, makanan, karena mereka telah lama bertahan di laut," ucap Oktina.

    Baca juga: 40 Pelaku Usaha di Pekanbaru Abai Protokol Kesehatan

    Dalam waktu dekat, lanjut dia, UNHCR akan mendatangkan staf dari kantor Jakarta untuk melakukan verifikasi dan pendataan ulang terhadap semua pengungsi.

    "Penanganan jangka panjang terhadap pengungsi luar negeri hanya ada tiga opsi. yakni, dipulangkan ke negara asal jika mereka mau, dilakukan integrasi lokal di negara penampung, atau dipindahkan ke negara tujuan," jelasnya.

    Namun pengambilan keputusan akan dikaji terlebih dulu secara detail. Saat ini para pengungsi Rohingya telah dievakuasi dari kawasan pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, ke tempat penampungan sementara bekas gedung Kantor Imigrasi di jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh.

    Menurut Kepala Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Fauzi, kondisi bekas kantor tersebut sudah tidak layak untuk dijadikan tempat penampungan. 

    "Bukan hanya kondisi bangunannya, tapi juga kondisi prasarananya sudah rusak dan sanitasinya tidak ada," ucap Fauzi.

    Fauzi pun meminta pihak terkait, terutama UNHCR, segera mencari solusi untuk lokasi penampungan yang layak bagi pengungsi etnis Rohingya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id