Perundung Siswi di Purworejo Dihukum Jadi Pelayan Masyarakat

    Bagus Aryo Wicaksono - 25 Juni 2020 08:22 WIB
    Perundung Siswi di Purworejo Dihukum Jadi Pelayan Masyarakat
    Ilustrasi. Medcom.id
    Purworejo: Tiga terdakwa perundungan siswi SMP di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah,  dihukum menjalani pelayanan masyarakat selama 120 jam. Sidang putusan digelar virtual, dipimpin hakim tunggal, Samsumar Hidayat, di Pengadilan Negeri Purworejo.

    Dalam putusannya, Samsumar  menyatakan ketiga terdakwa TP, 16; DF, 15; dan UH, 15, didakwa Pasal 76 c juncto pasal 80 ayat 1 UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke satu atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

    "Ketiga terdakwa akan menjalani hukuman sosial sebagai pelayan masyarakat selama 120 jam dengan ketentuan dua jam per hari. Mereka akan menjadi pelayan masyarakat di Balai Desa Tamansari, Kecamatan Butuh," kata Samsumar, Rabu, 24 Juni 2020.

    Baca: Tiga Pelajar SMP di Purworejo Ditetapkan Tersangka Perundungan

    Samsumar menambahkan, dalam mengambil keputusan mempertimbangkan hal yang memberatkan terdakwa, yakni perbuatan ketiganya membuat korban menderita.

    Sedangkan hal-hal yang meringankan ketiga terdakwa, yakni pihak keluarga korban sudah memaafkan dan ketiganya masih dibawah umur. 

    "Masa hukuman mulai dilakukan paling lambat tujuh hari setelah putusan sidang. Dalam menjalani masa hukuman mereka akan diawasi oleh pihak kejaksaan dan balai pemasyarakatan," terangnya.

    Hasil sidang diterima oleh JPU maupun penasehat hukum terdakwa. Namun orang tua korban merasa kecewa dengan putusan ini. 

    "Jujur kecewa. Dakwaannya hukuman 3 tahun 6 bulan tapi putusannya hanya menjadi pelayan masyarakat selama 120 jam. Sebenarnya tidak terima, tapi mau bagaimana lagi," kata ibu korban perundungan, SR.

    Peristiwa perundungan terungkap setelah video penganiayaan terhadap seorang siswi SMP di Kecamatam Butuh, Kabupaten Purworejo beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tiga siswa laki-laki memukul dan menendang seorang siswi yang diduga terjadi di dalam ruang kelas.
     
    Dari keterangan pelaku yang diperiksa oleh polisi, peristiwa itu diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati ketiganya yang dilaporkan oleh korban kepada gurunya. Korban mengadu kepada gurunya karena sempat dimintai uang oleh para pelaku.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id