OPD di Jepara Diminta Turut Tangani Stunting

    Rhobi Shani - 06 Februari 2020 17:44 WIB
    OPD di Jepara Diminta Turut Tangani Stunting
    Stunting dalam kurun waktu 2013 ke 2018 di NTT menurun 9,1 persen. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jepara: Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi, meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bersama-sama menangani masalah stunting. Sebab, angka kasus stunting di Jepara cukup tinggi. Tahun ini Kabupaten Jepara menjadi lokus nasional penanganan masalah stunting.

    "Penanganan masalah stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi juga harus melibatkan OPD-OPD lain. Misalnya jika terkait dengan kebersihan lingkungan maka menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup," ujar Dian, Kamis, 6 Februari 2020.

    Salah satu faktor stunting adalah gizi. Jika kebutuhan gizi bayi pada masa 100 hari pertama tidak terpenuhi, dapat mengakibatkan masalah gizi buruk. Hal ini akan berdampak pada kehidupan selanjutnya.

    "Yang terpenting memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola penanganan terhadap ibu hamil hingga seribu hari pertama. Sebab, dimasa itu manjadi masa krusial untuk perkembangan anak selanjutnya," kata Dian.

    Dia menegaskan penanganan stunting harus segera dilakukan. Sebab pada 2045 merupakan masa Indonesia emas, jika tidak disiapkan generasi muda yang sehat fisik dan mental maka generasi emas yang digaungkan dikhawatirkan tidak sesuai harapan.

    "Maka ini menjadi tanggung jawab kita bersama mulai dari pusat hingga daerah untuk menyiapkan generasi emas tersebut," tandas Dian.

    Sejak 2018 angka stunting di Jepara mengalami penurunan. Pada tahun 2018 bayi di bawah lima tahun (balita) yang mengalami stunting sebanyak 20.766 jiwa. Itu setara dengan 27,01 persen jumlah balita.

    Tahun 2019 turun menjadi 9.254 bayi stunting atau 19,61 persen. Tahun ini, ada 10 desa yang jadi lokus penanganan stunting di Jepara.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id