MUI Jatim Keluarkan Fatwa Dorong Pemerintah Tunda PTM

    Amaluddin - 02 Juli 2021 19:07 WIB
    MUI Jatim Keluarkan Fatwa Dorong Pemerintah Tunda PTM
    Ilustrasi / Medcom.id



    Surabaya: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan digelar pada 5 Juli 2021 mendatang. Fatwa ini diterbitkan untuk mendorong pemerintah menunda PTM seiring lonjakan kasus covid-19 di Jatim. 

    "Jangan sampai salah mengambil langkah, dan berada dalam situasi yang membahayakan diri, dan menimbulkan bahaya bagi orang lain," kata Sekretaris Umum MUI Jatim, Ahmad Muzakki, dikonfirmasi, Jumat, 2 Juli 2021.

     



    Muzakki mengatakan bahwa fatwa itu dikeluarkan setelah melakukan kajian mendalam bersama para ahli seperti di bidang kedokteran, Satgas Covid-19, serta epidemiolog. "Kami mencari titik keseimbangan antara formula yang tepat, supaya kita tidak salah antara kesehatan, pendidikan, dan hukum," ujarnya. 

    Hasilnya, ada dua hal penting dalam Fatwa MUI Jatim Nomor 4 Tahun 2021 tentang PTM tersebut. Pertama, proses PTM sebaiknya digelar secara daring, khususnya di daerah berstatus zona merah dan oranye selama penularan covid-19 masih tak terkendali. Sedangkan, daerah zona kuning maupun hijau tetap harus PTM dalam kewaspadaan yang tinggi.

    "Untuk sementara, sebaiknya menggunakan daring karena dampak fatwa hukum PTM di saat pandemi covid-19 ini lebih besar mudarat, di saat laju penularan covid-19 sangat cepat dan tidak terkendali," tutur Muzzaki. 

    Baca: Pemkot Semarang Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar PPKM Darurat

    Kemudian, PTM bisa dilaksanakan jika penularan covid-19 bisa dikendalikan namun dengan memperhatikan dua hal. Pertama, sekolah yang berada di zona hijau atau kuning harus benar-benar siap melaksanakan standar protokol kesehatan (prokes) dan tenaga pendidik telah divaksinasi. 

    "Kedua, sekolah yang berada di zona oranye, merah, dan sekolah yang tidak siap melaksanakan ketentuan standar prokes serta semua perangkatnya belum divaksin, agar melaksanakan pendidikan secara daring," papar dia. 


    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id