Sekolah Ambruk saat Direnovasi, Bupati Cianjur Perintahkan Audit

    Antara - 05 Oktober 2021 08:16 WIB
    Sekolah Ambruk saat Direnovasi, Bupati Cianjur Perintahkan Audit
    Bangunan SMPN 1 Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat ambruk bagian atapnya saat proses renovasi sedang berjalan, mengakibatkan tiga orang pekerja luka-luka, Senin (4/10/2021). ANTARA/Ahmad Fikri



    Cianjur: Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman memerintahkan Inspektorat Daerah (Itda) setempat segera melakukan audit terkait pembangunan sekolah yang ambruk saat tahap pembangunan, Sejak satu pekan terakhir, dua sekolah tiba-tiba ambruk saat direnovasi.

    "Saya perintahkan inspektorat untuk melakukan audit, karena sudah kedua kalinya bangunan sekolah yang sedang direnovasi ambruk bagian atapnya," kata Herman, Senin, 4 Oktober 2021.

     



    Ia menjelaskan, laporan pertama yang diterima pihaknya, enam bangunan SMPN 1 Agrabinta ambruk beberapa hari yang lalu. Terbaru, bangunan SMPN 1 Pagelaran ambruk, sehingga menyebabkan tiga orang pekerja mengalami luka-luka. Kedua bangunan sekolah tersebut mendapat bantuan renovasi dari pemerintah.

    "Kami akan cek perencanaannya untuk pemeriksaan bukan hanya mengecek fisik, tapi harus dilihat juga sisi perencanaan apakah sudah sesuai atau belum. Sekarang kami punya orang teknik di inspektorat, sehingga tidak bisa dibohongi," jelasnya.

    Dia menegaskan, audit harus segera dilakukan sebelum pengerjaannya selesai, karena sangat berbahaya jika salah perencanaan.

    Baca juga: Terdakwa Pencabulan Anak di Sampang Divonis 20 Tahun Buiax

    "Akan lebih bahaya lagi, kalau ambruknya atap bangunan terjadi saat anak-anak sedang belajar, jangan sampai ini terjadi," ungkapnya.

    Tiga orang pekerja bangunan di SMPN 1 Pagelaran, Cianjur, mengalami luka-luka akibat tertimpa atap bangunan yang ambruk saat sedang direnovasi. Korban langsung dibawa ke RSUD Pagelaran untuk mendapatkan pertolongan medis.

    Kepala SMPN 1 Pagelaran Didang Abdul mengatakan tiga orang pekerja mengalami luka sudah mendapat penanganan medis. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab ambruknya atap bangunan yang baru berdiri beberapa hari terakhir.

    Pihaknya juga tidak tahu berapa anggaran yang didapat untuk renovasi satu ruangan kelas itu, Namun ia berharap pihak ketiga segera bertanggung jawab untuk membangun kembali dengan harapan kualitasnya lebih baik, karena akan digunakan pembelajaran tatap muka.

    "Kami tahunya, ruang kelas tersebut mendapat bantuan renovasi dengan harapan saat digunakan pembelajaran tatap muka dalam kondisi layak pakai dan aman. Kejadian ini, sudah kami laporkan ke dinas agar segera ditindaklanjuti," terang Abdul.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id