Gubernur Sumsel Serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2021 ke 17 Daerah

    Gonti Hadi Wibowo - 01 Desember 2020 11:36 WIB
    Gubernur Sumsel Serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2021 ke 17 Daerah
    ? Gubernur Sumsel Herman Deru menyerahkan DIPA TKDD Tahun Anggaran 2021 kepada 17 Kabupaten dan Kota di Griya Agung Palembang, Senin 30 November 2020. Foto: Dokumentasi



    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 kepada bupati dan wali kota di Sumsel di Griya Agung Palembang, Senin 30 November 2020. Herman berpesan agar penggunaan anggaran lebih fleksibel.

    "Pesan-pesan Presiden Jokowi sudah saya sampaikan dan jabarkan lagi. Terutama mengenai fleksibilitas dan untuk kenyamanan penggunaan anggaran dapat melibatkan BPKP, Forkopimda dan DPRD," kata Herman Deru, di Griya Agung Palembang, Senin 30 November 2020.






    Terkait fleksibel pelaksanaan anggaran, lanjut Herman, dapat disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Misalnya ada daerah yang potensinya UMKM, agar tidak meninggalkan potensi pertanian begitupun sebaliknya.

    Sementara itu mengenai fokus penggunaan anggaran yang disarankan pusat meliputi beberapa hal. Antaran lain penanganan covid-19 sembari menunggu vaksin serta upaya pemulihan ekonomi.

    "Untuk itu saya minta kepada bupati dan wali kota dan desa untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBD secara efektif, efisien, produktif dan berbasis output dengan memastikan alokasi anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk program dan kegiatan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," jelasnya.

    Baca: Rancangan APBN 2021 Dipastikan Antisipasi Tantangan Ekonomi Akibat Covid-19

    Dia memastikan, Pemprov Sumsel akan terus berupaya mendorong percepatan pelaksanaan program dan kegiatan. Sehingga bisa menghindari penumpukan anggaran di akhir tahun.

    "Saya imbau juga untuk percepatan pelelangan. Kenapa ini penting? karena APBN dan APBD itu adalah stimulan bagi pergerakan ekonomi," tambahnya.

    Pada 2021 Pemprov Sumsel mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp341.347.082.000 untuk 15 Kabupaten dan Kota. Sedangkan secara keseluruhan, Provinsi Sumsel termasuk dengan kabupaten/kota pada Tahun Anggaran 2021 memperoleh dana transfer ke daerah dan dan dana desa sebesar Rp26 miliar.

    "Selain meningkatkan mutu pelayanan publik dan memperluas kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan fleksibilitas penggunaan anggaran sangat penting untuk memecahkan masalah yang dihadapi rakyat," jelasnya.

    Dia menambahkan, harus ada perubahan pola pikir dengan menerapkan reformasi dalam pelaksanaan anggaran. Sebaliknya mulai secepatnya membelanjakan, terutama belanja modal dari DIPA yang sudah diserahkan.

    "Kita harap fiskal kita, APBN kita bisa mentrigger pertumbuhan ekonomi se awal mungkin khususnya di Sumsel. Bantuan sosial juga sudah bisa disalurkan bukan Januari 2021. Prinsipnya jangan mengulur waktu," katanya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id