comscore

Pergerakan Khilafatul Muslimin di Labuan Bajo NTT Dipantau Ketat

Antara - 15 Juni 2022 15:04 WIB
Pergerakan Khilafatul Muslimin di Labuan Bajo NTT Dipantau Ketat
Kabid Humas Polda NTT AKBP Arisandy. ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang: Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur terus memantau informasi soal pergerakan gerakan Khilafatul Muslimin di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, yang merupakan daerah pariwisata.

"Kebetulan saja orangnya itu tinggal di Labuan Bajo. Tetapi kita tetap pantau pergerakannya," kata Kabid Humas Polda NTT AKBP Arisandy di Kupang, Rabu, 15 Juni 2022.
Kendati demikian, Arisandy mengungkapkan saat ini wilayah NTT masih aman. Ia memastikan Kapolres maupun Densus 88 juga sudah mengetahui identitas warga yang menganut Khilafatul Muslimin.

"Namun polisi tak bisa sembarangan melakukan penangkapan jika tidak ada laporan atau tidak ada kegiatan yang mengumpulkan orang atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Pancasila," jelas dia.

Baca juga: Polda Kalsel Antisipasi Kemunculan Kelompok Khilafatul Muslimin

Sebelumnya Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor NTT, Ajhar Jowe, mengimbau masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu mewaspadai munculnya gerakan kelompok garis keras Khilafatul Muslimin menjelang tahun politik.

"Apalagi beredar kabar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat masuk dalam daftar rilis koordinator Khilafatul Muslimin NTT," katanya.

Dia berharap aparat kepolisian dan unsur terkait lebih cepat melakukan langkah-langkah antisipasi, agar tidak tersebar di daerah yang lain di wilayah NTT.

"Sehingga kita tetap menjaga suasana kekeluargaan," imbuhnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id