Siswa SMA di Jepara Buat Hand Sanitizer dari Pelepah Pisang

    Rhobi Shani - 17 Maret 2020 16:09 WIB
    Siswa SMA di Jepara Buat Hand Sanitizer dari Pelepah Pisang
    Siswa SMA Negeri 1 Tahunan menunjukan hand sanitizer yang dibuat dari pelepah pisang dan kayu manis di sekolahnya, Jepara, Jawa Tengah, Selasa, 17 Maret 2020. Medcom.id/ Rhobi Shani
    Jepara: Siswa SMA Negeri 1 Tahunan Jepara, Jawa Tengah, membuat hand sanitizer dari ekstrak pelepah pisang dan kayu manis. Kedaluwarsa hand sanitizer hasil penelitian Zulaikah Anissa, Azfa Zuraida, dan Ben Harian Adirogo bisa bertahan lebih dari enam bulan.

    Ben mengatakan penelitiannya bermula dari kisah temannya yang sering menggunakan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol mengalami iritasi. Serta melihat banyaknya pelepah pisang yang tidak termanfaatkan secara maksimal.

    "Kenapa dipilih pelepah pisang, karena pelepah pisang mengandung senyawa metabolit sekunder yang komplek," kata Ben di SMA Negeri 1 Tahunan, Selasa, 17 Maret 2020.

    Baca: Warga Semarang Terinfeksi Korona Meninggal

    Hasil uji fitokimia pelepah pisang yang dilarutkan dengan etanol mengandung flavonid, saponin, dan tanin. Kandungan tersebut bersifat anti bakteri. Sementara hand sanitizer keluaran pabrik pada umumnya mengandung alkohol 50 hingga 80 persen.

    "Kayu manis juga digunakan sebagai antibakteri dan aromanya bisa sebagai terapi. Jadi dengan menggunakan pelepah pisang tidak ada kandungan alkoholnya," jelas Ben.

    Ben dan dua temannya melakukan penelitian selama dua pekan pada Juli 2019. Hasilnya hand sanitizer yang dibuat pada tahun lalu itu sampai saat ini sudah bisa digunakan.

    "Kemarin kami ikut sertakan lomba karya ilmiah inovatif juara harapan dua," ungkap Ben.

    Menurut Ben pembuatan hand sanitizer dari pelepah pisang ini cukup mudah. Pertama pelepah pisah dihaluskan untuk diambil ekstraknya. Air ekstrak pelepah pisang dipanaskan dicampur dengan kayu manis hingga mendidih.

    "Setelah mendidih didinginkan. Setelah dingin sudah bisa digunakan. Perbandingannya 75 mililiter pelepah pisang dicampur kayu manis 3 gram," beber Ben.

    Sementara Guru pendamping, Saidatur Rokhmah, mengatakan hand sanitizer hasil penelitian siswanya akan diproduksi masal untuk digunakan di lingkungan sekolah. Biaya pembuatan hand sanitizer pelepah pisang ini cukup murah.

    "Paling yang beli kan hanya kayu manis dan botol semprotan saja. Satu botol 100 mili liter kurang lebih hanya habis Rp2.000," kata Saidatur.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id