Puan Terima Doktor Honoris Causa dari Undip

    Mustholih - 14 Februari 2020 19:05 WIB
    Puan Terima Doktor Honoris Causa dari Undip
    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani, resmi dikukuhkan sebagai Doktor Honoris causa dari Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Mustholih
    Semarang: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani, dikukuhkan sebagai Doktor Honoris Causa dari Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Puan menerima anugerah keilmuan tertinggi Undip dalam Bidang Kebudayaan dan Kebijakan Pembangunan Manusia.

    Rektor Undip, Yos Johan Utama, mengatakan, Puan layak diganjar Doktor karena dinilai telah berkontribusi signifikan terhadap kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan bangsa, negara, dan umat manusia.

    "Kami doakan ke depan Mbak Puan setelah menerima gelar Doktor Honoris Causa, semakin mengembangkan kebijakan kebudayaan yang mampu mempersatukan Indonesia dan unggul dalam persatuan dunia," kata Yos, dalam upacara pengukuhan di Kampus Undip, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 14 Februari 2020.

    Yos Johan menyatakan Undip merupakan universitas yang masuk delapan besar perguruan tinggi Tanah Air yang berkelas dunia. Undip juga merupakan kampus terbaik nomor dua di Indonesia. 

    "Undip masuk tiga besar paling favorit dan tercepat lulusannya mendapat pekerjaan," ujar Yos Johan seraya menambahkan dalam hal kampus favorit Undip masih kalah dari Institut Teknologi Bandung dan Universitas Bina Nusantara.

    Menurut Yos Johan, usulan gelar Doktor kehormatan untuk Puan melalui serangkaian proses yang sangat panjang. Sebelumnya, Puan diusulkan oleh Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Budaya dan direkomendasikan oleh banyak pihak, antara lain, Muhajir Effendy, Mohammad Mahfud MD, dan Mohammad Sobary.

    Sidang Senat Akademik Universitas Diponegoro lalu memberikan persetujuan kepada Rektor dalam pengusulan profesor dan pengusulan doktor kehormatan. "Setelah melalui serangkaian pengkajian, penelaahan, Senat Akademik bersepakat memberikan persetujuan bulat Puan Maharani layak dan patut dan layak  memperoleh gelar Doktor Honoris Causa," jelas Yos Johan.

    Puan dikukuhkan sebagai Doktor Kehormatan Undip setelah mempresentasikan makalah berjudul Kebudayaan sebagai Landasan untuk Membangun Manusia Indonesia Berpancasila Menuju Era Masyarakat 5.0. 

    Menurut Puan, masyarakat 5.0 merupakan gambaran ideal sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi harkat dan nilai-nilai kemanusiaan yang berbasiskan kepada kemajuan teknologi. 

    "Dalam konteks ini, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sesungguhnya tidak kalah lengkap dengan nilai-nilai kemanusiaan yang ingin dikembangkan dalam Masyarakat 5.0 di negara-negara maju," tegas Puan.

    Sehingga, Puan menilai Pancasila dapat digunakan sebagai modal dasar untuk membangun masyarakat Indonesia 5.0. Namun, kata Puan, masyarakat Indonesia 5.0 harus dilengkapi dengan basis kemajuan teknologi super-modern, internet of thing (IoT), Robotic, dan blockchain. 

    "Di sini hal yang paling mendasar adalah bagaimana masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila mampu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan rakyat," jelas Puan.

    Menurut Puan, ada beberapa hal yang dilakukan Pemerintah untuk menciptakan masyarakat Indonesia 5.0. Pertama, melakukan reorientasi cara pandang dalam melihat dan menfungsikan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kedua, negara harus mampu menjamin terlaksananya pembangunan manusia Indonesia yang berkebudayaan Indonesia. Ketiga, negara harus memiliki otoritas dalam penerapan kebijakan publik di bidang kebudayaan yang menyentuh pendidikan, kesehatan, kebudayaan, etika, ekonomi, dan sosial. 

    "Melalui eksekusi kebijakan publik, tataran filosofis-teoretik kebudayaan dapat diwujudkan dalam rangka membangun manusia Indonesia yang berbudaya Indonesia dan mewujudkan masyarakat Indonesia 5.0 sebagaimana yang sudah dirintis di negara-negara maju," jelas Puan.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id