4 Korban Tewas Akibat Banjir Belum Teridentifikasi

    Hendrik Simorangkir - 03 Januari 2020 15:47 WIB
    4 Korban Tewas Akibat Banjir Belum Teridentifikasi
    Menteri Sosial Juliari Batubara dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau banjir di CIledug Indah, Tangerang. Foto: Medcom.id/Hedrik S
    Tangerang: Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan sebanyak 30 orang dinyatakan meninggal akibat banjir di Jabodetabek. Dari 30 korban, empat orang belum teridentifikasi.

    "Kami memakai data dari BNPB, terdapat 26 korban tewas yang sudah teridentifikasi sedangkan ada empat orang yang masih belum teridentifikasi," ujarnya saat memantau langsung lokasi banjir di Ciledug Indah 1, Kota Tangerang, Banten, Jumat, 3 Januari 2020.

    Juliari mengatakan banjir yang melanda di Kabupaten Bogor paling banyak menelan korban jiwa, yakni 11 orang. Pihaknya masih mendata jumlah kerusakan rumah atau bangunan yang hancur karena diterjang banjir pada awal tahun 2020. 

    "Teknisnya pemerintah daerah setempat yang akan mendata korban tewas dan keluarga yang ditinggalkan," katanya.

    Untuk saat ini, ia menambahkan pihaknya masih berfokus pada pendistribusian bahan logistik untuk korban banjir yang tersebar di seluruh Indonesia.

    Selain korban jiwa, banyak para lansia dan balita yang terdampak banjir. Pihaknya segera mengirim bantuan makanan siap saji untuk para pengungsi. 

    "Kita kirim bantuan seperti makanan, ada makanan dewasa dan anak-anak. Kalau makanan dewasa yang lansia juga ikut makan kecuali yang anak-anak tentunya kan khusus," ungkapnya.

    Juliari menuturkan telah menyiapkan tim untuk membantu para pengungsi, terutama anak-anak agar tidak trauma akibat rumahnya terkena banjir. Penyembuhan trauma akan dilakukan pihaknya.

    "Jadi kita sering lupa bahwa korban anak-anak ini kan trauma dan dia enggak tahu apa-apa, kok saya tidak tinggal di rumah saya, untuk itu kita siapkan tenaga-tenaga untuk menanganinya," jelasnya.

    Juliari menegaskan pihaknya tidak akan menyulitkan birokrasi kepada pihak keluarga korban untuk menerima bantuan. Dia memastikan korban bencana mudah mendapatkan bantuan.

    "Saya kira tidak ada birokrasinya ya untuk dapat bantuan, langsung distribusikan ke titik tersebut. Paling traffic kan banyak mobil parkir di jalan," tandasnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id