Gaspol Jek Buka Kesempatan Difabel Ngojek

    Octavianus Dwi Sutrisno - 28 November 2019 09:42 WIB
    Gaspol Jek Buka Kesempatan Difabel <i>Ngojek</i>
    Peresmian Gaspol Jek di pelataran gedung Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Octavianus)
    Depok: Gaspol Jek yang merupakan penyedia jasa transportasi berbasis daring mulai mengaspal di Kota Depok, Jawa Barat. Kompetitor Gojek dan Grab ini menawarkan inovasi tak biasa; memberi kesempatan penyandang disabilitas menjadi salah satu mitra pengemudi.

    "Tak banyak yang memberikan kesempatan itu kepada teman-teman disabilitas untuk menjadi mitra pengemudi ojek daring. Namun nantinya ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh mereka (mitra ojek difabel)," ucap CEO Gaspol Jek, Lisa Subandi, Kamis, 28 November 2019.

    Salah satu terobosan yang membedakan Gaspol Jek dengan kompetitornya, kata Lisa, adalah kelengkapan menu panic button. Akses tombol darurat ini disebut guna menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

    "Secara otomatis, pergerakan keduanya secara otomatis terlacak GPS yang terhubung langsung dengan server Gaspol. Sehingga, ketika terjadi sesuatu akan segera ditindaklanjuti," bebernya.

    Aplikasi transportasi yang berada dibawah naungan PT Gaspol Angkasa Surya ini mengusung konsep pahlawan super fiksi asli Indonesia yaitu Gundala. Lisa mengklaim mitra pengemudi Gaspol Jek mencapai 50 ribu orang.

    "Tidak hanya di Jabodetabek, ada beberapa wilayah lain seperti Bali, Pontianak, Palembang, Lampung, kalimantan dan lain sebagainya," katanya.

    Lisa mengatakan Gaspol Jek mengusung pelayanan yang ramah dan nyaman serta kemudahan bagi penggunanya. Mitra pengemudi juga akan mudah dikenali dari kostum khas pahlawan super Gundala dengan helm bersayap.

    "Mitra pengemudi yang terampil dan terlatih, Gaspol Jek siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan kostum superheronya," ungkapnya.

    Terkait tarif, Lisa menyebut cukup bersaing dengan kompetitor ojek daring lainnya yakno Rp5.000 untuk lima kilometer pertama. Gaspol Jek sebagai aplikator hanya mengambil 11 persen dari 20 persen yang dipotong dalam setiap perjalanan. Tujuh persen laba dikebalikan kepada mitra sebagai bonus dan dua persen tabungan.

    "Ada juga trip mingguan, bulanan dan kalau mereka melebihi trip mereka dapat bonus tujuh persen. Para mitra juga akan di jamin asuransi dan BPJS. Tak hanya itu," pungkasnya.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id