Pabrik Rokok di DIY Ancam PHK Karyawan

    Patricia Vicka - 05 Desember 2019 17:37 WIB
    Pabrik Rokok di DIY Ancam PHK Karyawan
    ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
    Yogyakarta: Sejumlah perusahaan rokok di Daerah Istimewa Yogyakarta mengancam akan memberhentikan ratusan pegawainya lantaran kenaikan cukai rokok pada Januari 2020. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Andung Prihadi Santoso, mengatakan pihaknya sudah menerima ancaman tersebut sejak beberapa waktu lalu.

    "Mereka mengancam enggak segan mem-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) karyawan kalau cukai terus naik dan ada banyak peraturan dan kebijakan yang menyudutkan usaha rokok kretek," kata Andung kepada Medcom.id di Yogyakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

    Andung menjelaskan meski sudah ada ancaman, namun hingga kini belum ada satupun karyawan rokok yang dipecat. Perusahaan masih melihat kondisi pasar pascakenaikan cukai tersebut.

    Menurut Andung kenaikan cukai rokok amat memberatkan para pengusahan lantaran daya beli warga Yogyakarta yang rendah dan adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).

    "Kalau harga naik dan permintaan turun, mereka sudah mengancam akan memecat karyawan. Tapi kalau harga naik permintaan masih tinggi, mereka akan hitung-hitung lagi," jelas Andung.

    Andung menjelaskan ada empat pabrik rokok besar di di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kulonprogo. Selama ini keberadaan perusahaan tembakau dan rokok cukup membantu meningkatkan perekonomian di DIY. 
    Pasalnya perusahaan ini padat karya dan banyak memperkerjakan ibu rumah tangga. "Setidaknya ada sekitar 4.000 karyawan yang bekerja di empat perusahaan besar tersebut. Sebagian pekerjanya ibu-ibu. Upahnya buah bantu ngepul dapur," ungkap Andung.

    Pemda DIY tengah memilikirkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi terjadinya PHK massal. Selain itu Pemda juga masih memikirkan adanya bantuan untuk meringankan beban perusahaan.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id